Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warisan Budaya Dunia Jadi Program Prioritas Kementerian Kebudayaan

📅 Rabu, 06 Nov 2024, 20:02 WIB | Oleh:
Warisan Budaya Dunia Jadi Program Prioritas Kementerian Kebudayaan Doc: antara foto
Ket. Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, dalam Rapat Kerja dengan Komisi X DPR RI yang diakses daring, Rabu (6/11).

JAKARTA - Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, mengungkapkan salah satu program prioritas kementeriannya yaitu warisan budaya dunia. Program tersebut fokus pada konservasi situs warisan budaya, pengakuan UNESCO, dan advokasi internasional.

Dia menerangkan, Pihaknya ingin meningkatkan pengakuan atau registrasi di UNESCO lebih banyak lagi. Desember nanti rencananya ada tiga objek kebudayaan Indonesia yang akan diajukan untuk menjadi warisan budaya dunia.

“Tahun ini bulan Desember rencananya ada tiga yang diajukan Reog Ponorogo, Kebaya, dan Kolintang dari Sulawesi Utara,” kata Fadli dalam Rapat Kerja dengan Komisi X DPR RI yang diakses daring, Rabu (6/11).

Fadli menyebut, menyebut pihaknya akan mencoba melobi UNESCO untuk memperbanyak pengakuan atas warisan budaya. Sebab, Warisan Budaya Takbenda milik Indonesia yang mendapat pengakuan UNESCO baru 13.

Dia mendorong usaha-usaha yang sudah dilakukan dari bawah, mulai kabupaten/kota, provinsi dan nasional bisa segera diakui UNESCO. Fadli mengatakan Warisan Budaya Takbenda Indonesia ada sekitar 2.000, namun baru diakui sangat sedikit.

“Saya kira ingin kita tingkatkan kehadiran warisan budaya kita yang begitu kaya dan memang kekayaan budaya kita saya kira tidak ada bandingnya di dunia lain di negara lain ini yang ingin kita optimalkan,” jelasnya.

Fadli mengungkapkan, program prioritas lainnya adalah Revitalisasi Tradisi Lokal. Pihaknya bakal melestarikan seni bahasa dan kearifan lokal yang mulai memudar dengan melibatkan komunitas lokal dalam kegiatan pelestarian.

“Dalam hal ini saya kira perlu dukungan dari Komisi X karena seluruh stakeholder harus terlibat,” katanya.

Program selanjutnya, kata Fadli, adalah Budaya Digital dan Ekonomi Budaya. Pihaknya bakal mengembangkan platform digital dalam karya budaya seperti film, animasi, dan video game untuk mendukung promosi budaya dan mempercepat pertumbuhan industri berbasis budaya.

“Saya kira di sini ada irisan dengan kementerian lembaga lain tapi dalam persoalan konten budaya di hulu saya kira berkepentingan mempromosikan budaya Indonesia,” terangnya.

Keempat, lanjut Fadli Diplomasi dan Promosi Kebudayaan. Pihaknya bakal menjalin kerja sama internasional melalui festival budaya, pameran, pertukaran budaya, rumah budaya Indonesia, dan media sosial. “Ini untuk memperkenalkan budaya Indonesia baik dalam negeri maupun dunia internasional,” ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

26 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

35 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.