Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kongo Beri Suntikan Vaksin Malaria Pertama ke Warganya

📅 Jumat, 01 Nov 2024, 08:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kongo Beri Suntikan Vaksin Malaria Pertama ke Warganya Doc: SCIENCE/AFP/YASUYOSHI CHIBA
Ket. Seorang anak menerima vaksin malaria RTS,S di Kenya.

KISHASA - Kongo pada hari Kamis (31/10) memberikan suntikan pertama terhadap penyakit yang ditularkan melalui nyamuk malaria yang membunuh puluhan ribu warga Kongo setiap tahunnya, kata Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada hari Kamis.

Hal ini menjadikan Republik Demokratik Kongo (DRC) sebagai negara Afrika ke-15 yang memberikan vaksin malaria, benua tersebut menanggung beban kematian akibat penyakit tersebut, menurut pernyataan WHO.

Di DRC, malaria menyebabkan lebih dari 24.000 kematian dan menyerang lebih dari 27 juta orang setiap tahun, terutama anak-anak di bawah usia lima tahun, menurut laporan tahun 2022 kementerian kesehatan.

Pada bulan Juni, negara tersebut menerima 693.500 dosis vaksin R21/Matrix-M, yang direkomendasikan oleh WHO untuk menginokulasi anak-anak berusia antara 10 dan 23 bulan terhadap penyakit tersebut.

Pada hari Kamis, suntikan pertama diberikan kepada anak berusia setidaknya enam tahun di kota Mbanza-Ngungu di provinsi barat Kongo Tengah.

Dalam rencana pengendalian malaria untuk tahun 2024-2028, DRC bertujuan melindungi 80 persen populasi yang berisiko dengan mendistribusikan kelambu berinsektisida dan memperluas pengobatan pencegahan kepada wanita hamil dan bayi, bunyi pernyataan itu.

Malaria adalah penyakit yang ditularkan ke manusia melalui gigitan beberapa spesies nyamuk.

Penyakit ini membunuh lebih dari 600.000 orang di seluruh dunia setiap tahun, menurut WHO, dengan Afrika menyumbang 95 persen kematiannya.

Setiap menit seorang anak meninggal karena malaria di benua itu, menurut WHO.

Vaksin malaria diperkenalkan pertama kalinya pada bulan April 2019 di Malawi, diikuti oleh Kenya dan Ghana.

WHO mengatakan peluncuran tersebut telah menunjukkan bahwa vaksin tersebut secara substansial mengurangi kasus penyakit.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Perubahan Cuaca Benarkah Dapat Mengakibatkan Infeksi?

34 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perubahan Cuaca Benarkah Da...
Megapolitan
Pembangunan SDM dan Pengemb...

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

42 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Kamar Kos Jadi Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi

52 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...

Dua Petenis Terus Bersaing Menuju Nomor Satu Dunia

57 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...
Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...
Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...

Pengembangan Produksi Tebu Terus Digencarkan

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pengembangan Produksi Tebu ...
Megapolitan
Kewajiban Warga Menunaikan ...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.