Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kekaisaran Gupta, Zaman Keemasan India

📅 Selasa, 29 Okt 2024, 06:10 WIB | Oleh:
Kekaisaran Gupta,  Zaman Keemasan India Doc: Istimewa

India pernah mencapai masa keemasan dalam bidang seni, arsitektur, sains, agama, dan filsafat, yang mendorong terjadinya periode kemakmuran dan pertumbuhan secara keseluruhan, yang berlanjut selama dua setengah abad berikutnya.

Kekaisaran Gupta membentang di wilayah utara, tengah, dan sebagian wilayah selatan India antara tahun 320 dan 550 M. Periode ini terkenal akan pencapaiannya dalam bidang seni, arsitektur, sains, agama, dan filsafat.

Perluasan Kekaisaran Gupta secara pesat terjadi pada masa pemerintahan Chandragupta I yang hidup 320-335 M. Ia memulai ekspansi atas Kekaisaran Gupta yang pesat segera setelah mengangkat dirinya sebagai penguasa berdaulat pertama kekaisaran tersebut.

Hal ini menandai berakhirnya 500 tahun dominasi kekuatan provinsi dan keresahan yang diakibatkannya yang dimulai dengan jatuhnya Maurya. Yang lebih penting lagi, hal ini memulai periode kemakmuran dan pertumbuhan secara keseluruhan yang berlanjut selama dua setengah abad berikutnya yang kemudian dikenal sebagai zaman Keemasan dalam sejarah India.

Laman World History menyebut, benih kekaisaran tersebut telah ditabur setidaknya dua generasi lebih awal dari ini ketika Srigupta berkuasa. Saat itu hanya seorang raja daerah, memulai hari-hari kejayaan dinasti yang perkasa ini pada sekitar tahun 240 M.

Sayangnya tidak banyak yang diketahui tentang hari-hari awal Dinasti Gupta ini. Catatan perjalanan dan tulisan para biksu Buddha yang sering mengunjungi bagian dunia ini merupakan sumber informasi paling terpercaya yang dimiliki tentang masa itu.

Catatan perjalanan Fa Hien (Faxian, sekitar tahun 337-422 M), Hiuen Tsang (Xuanzang, 602-664 M) dan Yijing (I Tsing, 635-713 M) terbukti sangat berharga dalam hal ini. Kekaisaran Gupta selama pemerintahan Srigupta (sekitar tahun 240-280 M) hanya meliputi Magadha dan mungkin sebagian Benggala juga.

Seperti kerajaan Maurya dan raja-raja Magadha lainnya yang mendahuluinya, Srigupta memerintah dari Pataliputra, dekat dengan Patna modern. Srigupta digantikan oleh putranya, Ghatotkacha (sekitar tahun 280-319 M).

Dari suku Kushan, raja-raja Gupta mempelajari manfaat dari mempertahankan pasukan berkuda dan Chandragupta I, putra Ghatotkacha, memanfaatkan pasukannya yang kuat secara efektif. Melalui pernikahannya dengan Putri Licchhavi Kumaradevi, Chandragupta I menerima kepemilikan tambang-tambang yang kaya dengan bijih besi yang berdekatan dengan kerajaannya.

Metalurgi sudah berada pada tahap maju dan besi tempa tidak hanya digunakan untuk memenuhi permintaan internal, tetapi juga menjadi komoditas perdagangan yang berharga. Kepala-kepala teritorial yang berkuasa di berbagai bagian India tidak dapat melawan angkatan bersenjata Chandragupta I yang lebih unggul dan harus menyerah di hadapannya.

Diperkirakan bahwa pada akhir pemerintahannya, batas wilayah Kekaisaran Gupta telah meluas hingga ke Allahabad.

Pemerintahan Chandragupta I diteruskan oleh putranya, Samudragupta (sekitar 335-375 M). Ia dikenal seorang jenius dalam bidang militer dan ia melanjutkan pertumbuhan kerajaan. Setelah menaklukkan sisa wilayah India utara, Samudragupta mengalihkan perhatiannya ke India selatan dan menambahkan sebagian wilayahnya ke dalam kekaisarannya pada akhir kampanyenya.

Secara umum diyakini bahwa selama masa pemerintahannya, Kekaisaran Gupta membentang dari Himalaya di utara hingga muara sungai Krishna dan Godavari di Selatan, dari Balkh, Afghanistan di barat hingga Sungai Brahmaputra di timur.

Murah Hati

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

41 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
Luar Negeri
Presiden Marcos Jr Desak Pa...
Luar Negeri
Thaksin Shinawatra Diberi P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.