Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sebaran Titik Panas di Lima Kabupaten Dipantau BMKG Lampung

📅 Rabu, 23 Okt 2024, 17:06 WIB | Oleh:
Sebaran Titik Panas di Lima Kabupaten Dipantau BMKG Lampung Doc: (ANTARA/HO-BMKG Lampung)
Ket. Lokasi titik panas di Provinsi Lampung yang berasal dari citra penginderaan jauh satelit oleh BMKG Lampung.

BANDARLAMPUNG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Lampung terus melakukan pemantauan sebaran titik panas (hotspot) yang terdapat di lima kabupaten di provinsi tersebut guna mencegah potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

"Wilayah yang biasa ada titik panasnya di Provinsi Lampung itu ada di Kabupaten Mesuji, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, Lampung Timur, dan Lampung Tengah," ujar Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Lampung Rudi Harianto saat dihubungi di Bandarlampung, Rabu.

Ia mengatakan upaya pemantauan dan deteksi titik panas secara berkala terus dilakukan untuk mencegah adanya kejadian kebakaran hutan dan lahan di daerah yang memiliki titik panas.

"Sebaran titik panas di Provinsi Lampung per Selasa (22/10) pukul 07.00 WIB sampai hari ini pukul 06.00 WIB ada di Kabupaten Lampung Selatan yakni di Kecamatan Penengahan," katanya.

Kemudian ada di Kabupaten Lampung Timur yakni di Kecamatan Sukadana, Kabupaten Tulang Bawang Barat ada di Kecamatan Pagar Dewa, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, dan Kecamatan Tulang Bawang Udik masing-masing satu titik.

"Selanjutnya di Kabupaten Mesuji ada di Kecamatan Simpang Pematang satu titik, Kecamatan Tanjung Raya dua titik, dan Kecamatan Way Serdang satu titik. Sedangkan di Kabupaten Tulang Bawang ada di Kecamatan Gedung Meneng dengan delapan titik," ucap dia.

Dia menjelaskan untuk tingkat kepercayaan informasi mengenai titik panas yang digunakan rata-rata berada di angka tujuh hingga delapan.

"Titik panas memang tidak selalu diartikan ada kejadian kebakaran hutan atau lahan, melainkan telah terdeteksi ada lokasi di suatu daerah yang memiliki suhu yang lebih tinggi dibanding lokasi lainnya. Sehingga dengan deteksi bisa mencegah potensi kebakaran," ujarnya.

Ia pun mengimbau masyarakat terutama di kabupaten yang memiliki daerah dengan suhu lebih tinggi atau memiliki titik panas agar dapat meminimalisiraktivitas yang dapat memicu kebakaran.
"Wilayah yang biasa ada titik panas yaitu Kabupaten Mesuji, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, Lampung Timur, dan Lampung Tengah kami mengimbau agar lebih berhati-hati dalam menggunakan api di wilayah hutan ataupun perkebunan. Serta lebih baik meminimalisir aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran," ujar dia. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Teknologi Makin Canggih, Kenapa Hilirisasi Indonesia Masih Tersendat?
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai kendala hilirisasi; dari ...
  • Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri
    Preview komentar:
    Tantangan mendasar yang dipaparkan secara tajam dalam artikel ...
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Luar Negeri
India Siap Jajaki Kerja Sam...

173 Rumah Ibadah di NTT Rusak Akibat Gempa Bumi

50 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
173 Rumah Ibadah di NTT Rus...

Penyegaran, Tujuh Pejabat Tinggi Jakarta Dilantik

58 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Penyegaran, Tujuh Pejabat T...
Olahraga
Sabalenka Waspadai Kejutan ...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Andrea Bocelli Siap Gelar Konser "Romanza 30th Anniversary World Tour" di Indonesia

Andrea Bocelli Siap Gelar Konser "Romanza 30th Anniversary World Tour" di Indonesia

20 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.