Bikin Khawatir Udara Jakarta Memburuk! Kamis Pagi Peringkat 3 Terburuk di Dunia
📅 Kamis, 20 Agu 2026, 07:55 WIB | Oleh: Marcellus WidiartoJAKARTA - Kualitas udara Jakarta pada Kamis pagi berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir pada pukul 06.00 WIB menempati peringkat ketiga terburuk di dunia.
Indeks kualitas udara (AQI) kota metropolitan itu berada di angka 162, sehingga masuk ke dalam kategori tidak sehat. Masyarakat pun dianjurkan agar menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.
Kota dengan kualitas udara terburuk di dunia urutan pertama, yaitu Kinshasa (Kongo) dengan indeks kualitas udara di angka 208, kemudian Kuching (Malaysia) pada urutan kedua dengan indeks kualitas udara di angka 199.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menerapkan tiga strategi utama untuk memperbaiki kualitas udara di ibu kota.
Strategi pertama, yakni memperluas jangkauan layanan bus Transjabodetabek untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, di antaranya rute Blok M-Alam Sutera, Blok M-PIK 2, dan Blok M-Bandara Soekarno Hatta.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kedua, yaitu menargetkan pengoperasian 10.000 bus listrik Transjakarta pada 2030, mengingat saat ini, sektor transportasi menyumbang 50 persen emisi gas buang di Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pun mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan layanan transportasi publik yang telah disediakan Pemprov DKI. Bahkan, Pemprov DKI telah menerbitkan aturan terkait pemberlakuan layanan transportasi umum gratis bagi 15 golongan masyarakat.
Strategi ketiga, yaitu dengan mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas pengolahan sampah Refused Derived Fuel (RDF) di Rorotan, Jakarta Utara.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!