Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wamenhut Sulaiman Umar, Seorang Dokter yang Dipercaya Oleh Prabowo Mengampu Kehutanan

📅 Senin, 21 Okt 2024, 17:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wamenhut Sulaiman Umar, Seorang Dokter yang Dipercaya Oleh Prabowo Mengampu Kehutanan Doc: ANTARA/Muhammad Adimaja
Ket. Sulaiman Umar ditunjuk oleh Presiden Prabowo sebagai Wakil Menteri Kehutanan.

Jakarta - Sulaiman Umar resmi ditetapkan menjadi Wakil Menteri Kehutanan di Kabinet Merah Putih untuk mengampu sektor kehutanan dan akan menemukan isu berbeda dari yang biasa ditemuinya dalam profesinya sebagai seorang dokter.

Dengan pelantikan di Istana Negara Jakarta, Senin, Sulaiman Umar akan mendampingi Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni untuk memimpin kementerian yang sebelumnya tergabung dengan Kementerian Lingkungan Hidup membentuk Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) itu.

Sulaimanyang sempat menjabat Wakil Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan akan menemukan sektor kehutanan yang tengah mengalami sorotan karena menjadi bagian penting dalam penanganan perubahan iklim.

Indonesia telah menjadi sorotan global dalam beberapa tahun terakhir karena berhasil menekan angka deforestasi dan memiliki target ambisius mencapai kondisi penyerapan emisi gas rumah kaca (GRK) sektor kehutanan lebih besar dari yang dihasilkan lewat Indonesia FOLU Net Sink 2030.

Tidak hanya itu, komunitas internasional juga terus memberikan perhatian khusus kepada Indonesia terkait kebakaran hutan dan lahan, yang jumlahnya berhasil ditekan dalam beberapa tahun terakhir.

Dari beberapa faktor tersebut, tugas berat menanti adik ipar pengusaha batu bara Banua yaitu Andi Syamsuddin Arsyad atau sering disapa Haji Isam itu, mengingat ekspektasi sumbangsih sektor kehutanan Indonesia dalam upaya penanganan perubahan iklim.

Sempat menjadi anggota Komisi VII DPR RI yang mengampu sektor energi, Sulaiman juga akan menghadapi berbagai isu lain termasuk pengelolaan hutan yang lestari dan berkelanjutan, pengelolaan lahan gambut, konflik tenurial serta isu masyarakat adat dan wilayahnya.

Kementerian yang dipimpin oleh Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia Tanah Bumbu periode 2017-2022 itu juga akan menjadi sorotan terkait pemberian izin, salah satunya dengan upaya pemerintah memperbanyak wilayah pengelolaan hutan oleh masyarakat lewat Program Perhutanan Sosial.

Diharapkan peran Ketua Tim Pemenangan Daerah (TKD) Prabowo-Gibran di Kalimantan Selatan itu akan mampu mendukung terwujudnya hutan yang lestari dan memberikan manfaat kepada masyarakat dengan pengelolaan berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.