Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dalam Jangka Panjang, Utang Luar Negeri Timbulkan Risiko Fiskal

📅 Selasa, 15 Okt 2024, 00:03 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Dalam Jangka Panjang, Utang Luar Negeri Timbulkan Risiko Fiskal Doc: ANTARA
Ket. Ilustrasi utang negara

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) melaporkan utang luar negeri (ULN) Indonesia pada Agustus 2024 tercatat sebesar 425,1 miliar dollar Amerika Serikat (AS) atau sekitar 6.590 triliun rupiah, tumbuh 7,3 persen secara tahunan atau year on year (yoy).

Utang itu bersumber dari sektor publik dan sektor swasta. Posisi ULN Agustus 2024 juga dipengaruhi oleh faktor pelemahan mata uang dollar AS terhadap mayoritas mata uang global, termasuk rupiah. Manajer Riset Seknas Fitra, Badiul Hadi, yang diminta pendapatnya di Jakarta, Senin (14/10), mengatakan meskipun pertumbuhan itu dipengaruhi oleh pelemahan dollar atas mata uang berbagai negara, tetapi tetap harus diwaspadai sebagai beban APBN karena ada risiko jika dollar AS kembali menguat, maka beban ULN Indonesia dapat meningkat.

Posisi ULN yang bersumber dari sektor publik dan swasta mengisyaratkan bahwa bukan hanya pemerintah, tetapi juga sektor korporasi yang semakin mengandalkan pinjaman luar negeri. "Ini berpotensi menjadi sumber ketidakstabilan jika sektor swasta gagal memenuhi kewajibannya dalam membayar utang, terutama di tengah situasi ekonomi global yang tidak menentu. Tingkat pengawasan dan manajemen risiko di sektor swasta harus diperketat," tegas Badiul. Meskipun BI menyatakan bahwa ULN tetap terkendali, angka pertumbuhan itu terus memperlihatkan kebergantungan pada utang.

Dalam jangka panjang, pertumbuhan ULN berpotensi menimbulkan risiko fiskal dan makroekonomi. BI dan pemerintah perlu terus memantau perkembangan ULN ini dengan kebijakan fiskal dan moneter yang lebih berhati-hati, terutama terkait dengan pengelolaan mata uang dan stabilitas ekonomi domestik. "Risiko volatilitas nilai tukar harus dikelola dengan baik untuk menghindari membengkaknya beban pembayaran utang dalam denominasi asing," kata Badiul.

Dalam keterangan tertulisnya, Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, di Jakarta, Senin, mengatakan struktur ULN Indonesia tetap sehat, didukung oleh penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya. Hal itu tecermin dari rasio ULN Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang terjaga sebesar 31 persen, serta didominasi oleh ULN jangka panjang dengan pangsa mencapai 84,3 persen dari total ULN.

Posisi ULN pemerintah pada Agustus 2024 tercatat sebesar 200,4 miliar dollar AS, atau tumbuh sebesar 4,6 persen year on year (yoy), lebih tinggi dari pertumbuhan pada Juli 2024 sebesar 0,6 persen (yoy). Perkembangan ULN tersebut terutama dipengaruhi oleh peningkatan aliran masuk modal asing pada Surat Berharga Negara (SBN) domestik, seiring dengan semakin terjaganya kepercayaan investor terhadap prospek perekonomian Indonesia. Sebagai salah satu instrumen pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), pemanfaatan ULN terus diarahkan untuk mendukung pembiayaan sektor produktif serta belanja prioritas guna menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

12 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...
Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...
Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.