Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Riau Jaring Desa Anti Korupsi di Kepulauan Meranti

📅 Jumat, 04 Okt 2024, 16:50 WIB | Oleh:
Pemprov Riau Jaring Desa Anti Korupsi di Kepulauan Meranti Doc: ANTARA/HO-Pemprov Riau
Ket. Penyuluh Anti Korupsi Provinsi Riau ketika melakukan pembinaan empat desa untuk dijaring menjadi Desa Anti Korupsi.

RIAU - Pemerintahan Provinsi Riau melalui Penyuluh Anti Korupsi (PAKSI) Provinsi Riau menjaring Desa Anti Korupsi di Kabupaten Kepulauan Meranti dengan empat desa terpilih menjadi sasaran pembinaan untuk selanjutnya dipilih Komisi Pemberantasan Korupsi.

Pihak PAKSI Riau, Edward di Ruang Inspektorat Kabupaten Kepulauan Meranti, Selatpanjang, Jumat mengatakan hal ini dalam rangka memperkuat integritas dan tata kelola pemerintahan yang bersih. Adapun empat desa tersebut diantaranya, Desa Sesap, Mengkikip, Citra Damai, dan Padang Kamal.

"Setiap kabupaten/kota diminta mengusulkan tiga desa untuk dilakukan pembinaan. Dari tiga desa tersebut, akan diambil satu," katanya.

Dia menjelaskan KPK memiliki program pembinaan desa anti korupsi sejak 2022 lalu. Terdapat 10 desa secara nasional yang tergabung dalam pembinaan tersebut.

Lalu pada 2023 KPK meningkatkan secara nasional jumlah desa tersebut menjadi 22 desa. Termasuk yang tergabung didalamnya desa di Riau, yaitu Desa Pulau Godang, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar.

"Jadi, tahun lalu diajukan oleh Provinsi Riau itu 3 desa, yaitu Desa Pulau Godang, Desa Gunung Sari (Kampar), Desa Dayun (Siak). Setelah diseleksi oleh KPK, muncul satu desa yang diangkat nasional, itulah Desa Pulau Godang," jelasnya

Tahun 2024 ini, lanjutnya, KPK akan meningkatkan kembali jumlah desa tersebut. Maka, KPK menyurati Gubernur Riau agar melakukan pembinaan terhadap satu desa di setiap kabupaten/kota yang ada di Riau.

Dalam pembinaan tersebut, Edward memberikan pelatihan dan pendampingan kepada perangkat desa mengenai pentingnya penerapan prinsip-prinsip anti korupsi dalam setiap aspek pemerintahan desa. Sehingga diharapkan terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

"Salah satu cara memberantas korupsi ini harus dari akar-akarnya, dari kelompok-kelompok kecilnya. Jadi, kalau kata Bung Hatta seperti ini, Indonesia tidak akan terang benderang karena orang di Jakarta saja, tetapi akan terang benderang karena lilin-lilin kecil di desa," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.