Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiongkok 'Siaga Tinggi' Setelah Kapal Perang Jepang Melewati Selat Taiwan

📅 Jumat, 27 Sep 2024, 08:32 WIB | Oleh: Tim Penulis

"Intrusi militer Tiongkok ke wilayah udara teritorial kami dan insiden lainnya telah terjadi satu demi satu dalam waktu singkat," kata Hayashi.

Jepang akan melakukan "upaya maksimal dalam berpatroli dan memantau" situasi, tambahnya.

Kementerian Pertahanan Taiwan juga mengatakan pada hari Kamis bahwa 43 pesawat militer Tiongkok dan delapan kapal angkatan laut terdeteksi di sekitar pulau itu dalam jangka waktu 24 jam.

Beijing mengatakan tidak akan pernah menghentikan penggunaan kekuatan untuk membawa Taiwan di bawah kendalinya, dengan pemimpin Tiongkok Xi Jinping dalam beberapa tahun terakhir meningkatkan retorika bahwa "penyatuan" adalah "tidak dapat dihindari".

Bec Strating, profesor hubungan internasional di Universitas La Trobe, mengatakan transit Selat Taiwan yang dilaporkan Jepang "adalah bagian dari pola yang lebih luas dari kehadiran angkatan laut yang lebih besar oleh negara-negara di dalam dan luar Asia yang khawatir tentang pernyataan maritim Tiongkok".

"Jepang khususnya telah menghadapi taktik 'zona abu-abu' Tiongkok di Laut Tiongkok Timur," termasuk peningkatan jumlah kapal penjaga pantai yang berlayar mendekati pulau-pulau yang disengketakan, katanya kepada AFP.

Taktik zona abu-abu adalah tindakan yang bertujuan untuk menguras tenaga bersenjata suatu negara, kata para ahli militer.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Kekeringan dan Gelombang Pa...
Rona
Tips Mengelola Bisnis Tempa...

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.