Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tiongkok 'Siaga Tinggi' Setelah Kapal Perang Jepang Melewati Selat Taiwan

📅 Jumat, 27 Sep 2024, 08:32 WIB | Oleh: Tim Penulis

'Mengancam' Tiongkok

Menanggapi "kapal perang asing yang melintasi Selat Taiwan", Beijing pada hari Kamis mengatakan pihaknya "secara konsisten menangani masalah tersebut sesuai dengan hukum dan peraturan".

Kementerian Luar Negeri Tiongkok mengatakan pihaknya tetap "sangat waspada terhadap tindakan apa pun yang dapat mengancam kedaulatan dan keamanan Tiongkok".

Minggu lalu, kapal induk Liaoning milik Tiongkok berlayar di antara dua pulau Jepang dekat Taiwan untuk pertama kalinya, ditemani oleh dua kapal perusak.

Kapal-kapal tersebut memasuki zona bersebelahan Jepang -- wilayah sejauh 24 mil laut dari pantai negara itu -- kata Tokyo, yang menyebut insiden itu "sama sekali tidak dapat diterima". Tiongkok mengatakan telah mematuhi hukum internasional.

Peristiwa ini terjadi setelah serangan pertama yang dikonfirmasi ke wilayah udara Jepang oleh pesawat pengintai Tiongkok pada bulan Agustus.

Harian Yomiuri Shimbun mengutip sumber pemerintah yang tidak disebutkan namanya yang mengatakan Perdana Menteri Fumio Kishida telah memerintahkan perjalanan ke Selat Taiwan pada hari Rabu karena khawatir bahwa tidak melakukan apa pun setelah intrusi Tiongkok dapat mendorong Beijing untuk mengambil tindakan yang lebih tegas.

Kekhawatiran Serius

Beijing, yang mengatakan Taiwan adalah bagian wilayahnya, mengklaim yurisdiksi atas perairan yang memisahkan pulau itu dari Tiongkok.

Tetapi Amerika Serikat dan banyak negara lain berargumen pelayaran mereka melalui selat itu merupakan kegiatan rutin, dengan alasan kebebasan navigasi.

Tiongkok bulan ini menuduh Berlin meningkatkan risiko keamanan di Selat Taiwan, sehari setelah dua kapal angkatan laut Jerman berlayar melalui perairan tersebut.

Pada hari Rabu, Tiongkok menguji coba peluncuran rudal balistik antarbenua ke Samudra Pasifik dalam latihan pertamanya dalam beberapa dekade.

Jepang menyatakan tidak diberi pemberitahuan sebelumnya mengenai uji coba tersebut, dan Hayashi menyatakan "kekhawatiran serius" mengenai pengembangan militer Tiongkok dalam komentar yang ditegaskannya pada hari Kamis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.