Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiongkok 'Siaga Tinggi' Setelah Kapal Perang Jepang Melewati Selat Taiwan

📅 Jumat, 27 Sep 2024, 08:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tiongkok 'Siaga Tinggi' Setelah Kapal Perang Jepang Melewati Selat Taiwan Doc: Japan Times/US Navy
Ket. Kapal perusak Pasukan Bela Diri Maritim Sazanami tiba di Diego Garcia di Samudra Hindia selama kunjungan pelabuhan yang dijadwalkan pada bulan Juli. Sazanami menjadi kapal perang Jepang pertama yang berlayar melalui Selat Taiwan pada hari Rabu.

BEIJING - Militer Tiongkok berada dalam "siaga tinggi" pada hari Kamis (26/9) dan Beijing mengatakan telah mengajukan keluhan kepada Tokyo setelah sebuah kapal perang Jepang berlayar melalui Selat Taiwan untuk pertama kalinya.

Juru bicara pemerintah Jepang Yoshimasa Hayashi menolak mengomentari laporan tersebut dalam pengarahan rutin karena laporan tersebut menyangkut operasi militer.

Namun Beijing mengonfirmasi militernya telah menanggapi "aktivitas kapal Pasukan Bela Diri Jepang yang memasuki Selat Taiwan".

"Tiongkok sangat waspada terhadap niat politik di balik tindakan Jepang dan telah mengajukan keberatan tegas kepada Jepang," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Lin Jian.

Amerika Serikat dan sekutunya semakin sering melintasi Selat Taiwan sepanjang 180 kilometer (112 mil) untuk memperkuat statusnya sebagai jalur perairan internasional, yang membuat Tiongkok marah.

Kapal perusak Sazanami melakukan lintasan yang belum pernah terjadi sebelumnya pada hari Rabu, beberapa media Jepang melaporkan.

Kapal-kapal militer dari Selandia Baru dan Australia juga berlayar melalui jalur air yang diperebutkan sengit itu pada hari yang sama, kata kementerian pertahanan Wellington pada hari Kamis.

Seorang pejabat pertahanan mengatakan kepada AFP, salah satu kapalnya melakukan pelayaran pertamanya melalui Selat Taiwan dalam tujuh tahun, bersama dengan kapal perusak berpeluru kendali Australia untuk menegaskan "hak kebebasan navigasi".

Pejabat itu menambahkan misi tersebut tidak dilakukan dengan Jepang.

Media Jepang mengatakan ketiga negara berencana melakukan latihan militer di Laut Tiongkok Selatan yang disengketakan.

Kementerian Pertahanan Tiongkok juga mengonfirmasi pada hari Kamis bahwa kapal-kapal dari ketiga negara "melakukan operasi transit melalui Selat Taiwan".

Militer Tiongkok "tetap waspada dan memantau jalur-jalur ini", kata juru bicara Zhang Xiaogang.

"Operasi ini akan merusak kedaulatan dan keamanan Tiongkok," katanya.

"(Militer Tiongkok) akan tetap waspada dan mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk melawan ancaman dan provokasi ini," tambahnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.