Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Puluhan Warga Tewas Akibat Pertikaian Suku di Pakistan Barat Laut

📅 Kamis, 26 Sep 2024, 00:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Puluhan Warga Tewas Akibat Pertikaian Suku di Pakistan Barat Laut Doc: ANTARA/Anadolu
Ket. Puluhan warga tewas dalam serangkaian pertikaian suku di barat laut Pakistan selama lima hari terakhir sebelum kedua suku yang bertikai mencapai gencatan senjata yang rapuh pada Rabu (25/9/2024).

Karachi - Puluhan warga tewas dalam serangkaian pertikaian suku di barat laut Pakistan selama lima hari terakhir sebelum kedua suku yang bertikai mencapai gencatan senjata seadanya pada Rabu (25/9).

Pertikaian terjadi di beberapa bagian distrik Kurram yang mudah bergolak di Provinsi Khyber Pakhtunkhwa, yang berbatasan dengan Afghanistan, terkait perselisihan kecil antara dua keluarga soal menabur benih tanaman pada Sabtu lalu.

Sajid Turi, mantan anggota dewan dari Kurram dan anggota Jirga atau majelis suku, melalui sambungan telepon kepada Anadolu mengatakan kedua pihak yang bertikai, yaitu kelompok Syiah dan Sunni, sepakat melakukan gencatan senjata.

"Kedua pihak telah mencapai gencatan senjata hari ini (Rabu), tetapi saya tidak yakin berapa lama gencatan senjata ini akan bertahan," kata Turi, merujuk pada situasi yang tidak stabil di distrik tersebut.

Menurutnya, sedikitnya 20 hingga 25 orang dari kedua pihak telah tewas dalam pertikaian selama lima hari itu.

Seorang jurnalis lokal yang enggan disebutkan namanya, melalui sambungan telepon kepada Anadolu mengatakan jumlah korban jiwa bahkan bisa lebih banyak.

Terletak sekitar 218 kilometer dari ibu kota Provinsi Peshawar, Distrik Kurram telah sering menyaksikan konflik suku dan sektarian dalam beberapa tahun terakhir.

Kota Parachinar di distrik tersebut adalah salah satu dari sedikit daerah yang didominasi kelompok Syiah di Pakistan yang mayoritas beraliran Sunni.

Setidaknya 43 orang tewas dan 180 lainnya terluka dalam pertikaian suku yang berkepanjangan akibat sengketa lahan di Kurram pada Juli tahun ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Sistem Pilkada Perlu Direformasi

19 menit yang lalu | Ones

Nasional
Sistem Pilkada Perlu Direfo...
Daerah
Tingkatkan Kinerja, Pemkot ...

Wisatawan Mancanegara Ikut Berbelanja ke Pasar Tanah Abang

31 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Megapolitan
Wisatawan Mancanegara Ikut ...
Luar Negeri
Kedubes Desak Warga AS Ting...

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

02 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.