Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BNN-TNI AL Musnahkan Kokain dan Sabu Hasil Sitaan di Wilayah Terluar

📅 Jumat, 20 Sep 2024, 08:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
BNN-TNI AL Musnahkan Kokain dan Sabu Hasil Sitaan di Wilayah Terluar Doc: ANTARA/Genta Tenri Mawangi
Ket. Panglima Komando Armada RI Laksamana Madya TNI Denih Hendrata (kanan), Deputi Pemberantasan BNN RI Irjen Pol. I Wayan Sugiri (tengah), Panglima Komando Armada I Laksamana Muda TNI Yoos Suryono Hadi (kiri) di Markas Komando Koarmada RI, Jakarta, Kamis (19/9/2024) memusnahkan barang bukti kokain dan sabu yang ditangkap oleh TNI AL di dua wilayah berbeda pada 16 dan 17 September 2024. .

JAKARTA - Jajaran Komando Armada RI TNI Angkatan Laut dan Badan Narkotika Nasional (BNN) RI di Jakarta, Kamis (19/9), memusnahkan 87,75 kilogram kokain dan 1,65 kilogram sabu yang merupakan hasil sitaan di dua wilayah perairan terluar RI dalam bulan September 2024.

Deputi Pemberantasan BNN RI Irjen Pol. I Wayan Sugiri saat acara konferensipers di Markas Komando Koarmada RI, Jakarta, Kamis, menjelaskan barang bukti yang dimusnahkan hari ini telah menyelamatkan nyawa 165.500 warga Indonesia dari ancaman narkoba.

"Kepala BNN menyampaikan pesan, telah menyelamatkan 165.500 orang kalau barang ini tersebar. Jadi, itu nilai strategisnya," kata Deputi Pemberantasan BNN kepada Panglima Komando Armada RI Laksamana Madya TNI Denih Hendrata dan jajarannya saat acara jumpa pers itu.

Paket kokain seberat 84,75 kilogram ditemukan oleh kapal patroli TNI AL KAL Pandang I-1-72 dari tim reaksi cepat (F1QR) Pangkalan TNI AL (Lanal) Tanjung Balai Asahan Komando Armada I berbekal informasi intelijen dari lingkungan TNI AL, Badan Intelijen Negara (BIN), Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI, Polri, dan BNN RI di perairan sekitar Pulau Berhala, Sumatera Utara, pekanini (16/9).

Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) I Laksamana Muda TNI Yoos Suryono Hadi, dalam jumpa pers yang sama, menjelaskan puluhan kilogram paket kokain itu diamankan saat terapung di perairan, yang wilayahnya dekat dengan Selat Malaka.

Dia menjelaskan temuan itu menunjukkan modus distribusi kokain via jalur laut yang tidak mempertemukan kurir/pengedar dengan penerima. Modusnya, paket kokain itu diturunkan dari kapal dan diapungkan di perairan dengan titik koordinat tertentu, yang informasi koordinatnya itu kemudian dikirim ke penerima. Namun, sebelum penerima paket itu mengambil kokain tersebut, tim reaksi cepat dari TNI AL lebih dulu mengamankan barang yang nilainya dapat mencapai Rp423,75 miliar rupiah.

"Pasalnya, harga kokain di kota-kota besar, termasuk di Jakarta dan Bali dapat mencapai Rp5 juta per gram," ujarnya.

Deputi Pemberantasan BNN WayanSugiri menyebut kokain yang pada hari ini dimusnahkan itu diduga kuat berasal dari negara-negara Amerika Latin, yang memang terkenal memproduksi narkoba jenis kokain, misalnya seperti Kolombia, Peru, Brazil, Argentina, dan Bolivia.

"Artinya, perjalanannya cukup jauh sampai ke kita," kata I Wayan Sugiri.

Dia mencurigai dari Indonesia kemungkinan paket kokain itu bakal dibawa lagi ke luar negeri.

Sementara itu, untuk barang bukti sabu yang juga dimusnahkan hari ini, Panglima Komando Armada II Laksamana Muda TNI Ariantyo Condrowibowo menyebut paket itu disita dari tangan kurir berinisial T yang ditangkap saat hendak menyeberang ke Tarakan juga pada pekanini (17/9). Dari tangan kurir itu, prajurit TNI AL dari Lanal Nunukan menyita paket sabu seberat 1,65 kilogram.

Ariantyo menjelaskan kurir itu ditangkap di Pulau Sebatik, yang merupakan daerah perbatasan RI-Malaysia, dan juga daerah yang rawan menjadi jalur penyelundupan barang-barang ilegal serta manusia.

Menurut dia, penangkapan itu juga berbekal data intelijen hasil kerja sama antarinstansi, yaitu dari Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan, yang di antaranya terdiri atas TNI AL, BAIS, BNN, Satgas Marinir, Lanal Nunukan, dan Satgas Komando Pasukan Katak (Kopaska).

"Kalau di tempat kami ini, terutama di Sebatik, jalan tikusnya banyak, sungainya banyak, dan banyak juga masyarakat menggunakanspeed boat(perahu cepat), sehingga tidak mudah kalau tidak ada data intelijen yang valid untuk kemudian kami melaksanakan penangkapan. Alhamdulillah, kemarin datanya valid," kata Pangkoarmada II.

Dari dua penangkapan itu, Panglima Komando Armada RI Laksamana Madya TNI Denih Hendrata dalam jumpa pers yang sama hari ini menyebut kerja sama antarlembaga penegak hukum menjadi semakin penting mengingat tidak mudah untuk memberantas penyelundupan narkoba di Indonesia. Pasalnya, para bandar dan kurir memanfaatkan kondisi geografis Indonesia yang berbentuk kepulauan dengan wilayah perairan yang luas.

"Kita harus tetap waspada karena dihadapkan pada konstelasi geografi Indonesia yang merupakan negara kepulauan sehingga dari mana pun masuknya itu bisa mudah, dan tanpa kerja sama informasi, tanpa kerja sama operasi tentu tidak akan bisa dilaksanakan (pemberantasan narkoba)," kata Pangkoarmada RI.

Dia mengatakan meskipun kemungkinan masih ada penyelundupan yang lolos dari jangkauan aparat, tetapi TNI AL terus meningkatkan kewaspadaan dan ke depan akan mengembangkan teknologi untuk memantau dan mengawasi lalu lintas laut.

"Kita punya banyak kapal perang dan ada teknologi di bawah Pusat Komando Kendali (Puskodal) masing-masing wilayah. Itu harus ditingkatkan dengan kerja sama Puskodal dari masing-masing institusi termasuk dari BNN," kata Denih Hendrata.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

48 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

53 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.