Sentimen Eksternal Dominan
📅 Kamis, 19 Sep 2024, 07:59 WIB | Oleh: Muchamad IsmailJAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berpotensi berbalik melemah, hari ini (19/9). Investor sepertinya lebih fokus terhadap keputusan bank sentral Amerika Serikat (AS) atau The Fed ketimbang pemangkasan bunga acuan oleh Bank Indonesia (BI).
Pengamat Komoditas dan Mata Uang Lukman Leong mengatakan rupiah gagal menguat kemarin sore, meskipun Bank Indonesia (BI) memangkas suku bunga acuan menjadi enam persen. Rupiah ditutup datar terhadap dollar AS setelah BI secara mengejutkan memangkas suku bunga.
Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada perdagangan, Rabu (18/9) sore, ditutup sama seperti di hari sebelumnya di 15.335 rupiah per dollar AS. Stagnasi tersebut terjadi meskipun Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDF BI) September 2024 memutuskan untuk memangkas suku bunga BI-Rate sebesar 25 basis poin menjadi 6 persen.
"Pemangkasan suku bunga ini adalah yang pertama sejak Februari 2021 dan mendahului Bank Sentral Amerika yang akan menurunkan suku bunga nanti malam," kata Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta.
BI-Rate ditetapkan menjadi 6 persen dari sebelumnya 6,25 persen. Sementara suku bunga Deposit Facility juga dipangkas menjadi 5,25 persen, dan suku bunga Lending Facility menjadi 6,75 persen. BI mengerek suku bunga sebesar 275 basis poin (bps) sepanjang Agustus 2022 hingga April 2024 sebelum menahannya pada Mei, Juni, Juli dan Agustus 2024.
Sebaiknya Anda baca juga:
Untuk perdagangan di pasar uang antarbank, hari ini (19/9), Ibrahim memproyeksikan kurs rupiah bergerak fluktuatif di kisaran 15.230 - 15.350 rupiah per dollar AS.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!