Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

WHO Setujui Vaksin Mpox Buatan Bavarian Nordic MVA-BN

📅 Sabtu, 14 Sep 2024, 08:58 WIB | Oleh:
WHO Setujui Vaksin Mpox Buatan Bavarian Nordic MVA-BN Doc: WHO/Khaled Mostafa
Ket. Seorang teknisi laboratorium mempersiapkan sampel untuk pemrosesan PCR real-time, mencampur sampel yang dikumpulkan dari individu yang diduga menderita cacar monyet.

JENEWA - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO ) mengatakan telah menyetujui vaksin mpox buatan Bavarian Nordic, vaksin pertama yang disetujui untuk menahan penyebaran penyakit tersebut di negara-negara Afrika yang terkena dampak parah.

Persetujuan yang dikenal sebagai pra-kualifikasi, membuka jalan bagi negara-negara berkembang, yang banyak tidak memiliki teknologi dan sumber daya untuk melakukan pemeriksaan ketat terhadap keamanan dan kemanjuran vaksin, untuk mengakses vaksin.

Negara-negara Eropa, Amerika Serikat, dan Jepang berjanji akan menyumbangkan 3,6 juta dosis dari dua vaksin utama yang digunakan melawan mpox, kata WHO pada hari Jumat (13/9), seperti dikutip dari laman resmi WHO.

Mengutip ABC, vaksin Bavarian Nordic telah digunakan di seluruh dunia sejak 2022, setelah regulator AS dan Eropa mendukungnya untuk digunakan melawan jenis mpox lain yang menyebar secara global pada tahun 2022.

WHO baru secara resmi memulai proses pra-kualifikasi pada bulan Agustus tahun ini.

Faktor-faktor lain, termasuk harga vaksin yang sekitar $100 yang saling bersaing, dan proses yang lambat di negara-negara yang terkena dampak parah juga berperan dalam lambatnya langkah WHO.

"Bukti yang kita miliki sekarang adalah ... penting bagi kita untuk memanfaatkannya [vaksin] untuk melindungi populasi kita," kata Dimie Ogoina, ketua komite darurat mpox WHO, sebelum persetujuan tersebut.

Namun, ia menekankan bahwa vaksin bukanlah "solusi ajaib" dan tindakan kesehatan masyarakat lainnya juga penting.

Wabah mpox bermula pada awal tahun 2023 di Republik Demokratik Kongo, yang menyumbang sebagian besar dari 37.500 kasus infeksi dan 1.451 kematian hingga 28 Juli. Wabah ini telah menyebar ke 15 negara Afrika, menurut CDC Afrika.

"Pra-kualifikasi pertama vaksin terhadap mpox ini merupakan langkah penting dalam perjuangan kita melawan penyakit ini, baik dalam konteks wabah saat ini di Afrika, maupun di masa mendatang," kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus.

Pra-kualifikasi WHO artinya suatu obat memiliki kualitas yang baik, aman, dan efektif. Badan-badan PBB juga mengandalkan proses tersebut sebelum membeli produk-produk medis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Daerah
Kabut Asap Mengancam Keseha...
Luar Negeri
Utang Meningkat, Rakyat Jep...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.