Tiongkok Akan Hancurkan Intervensi Asing
📅 Jumat, 13 Sep 2024, 02:59 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: AFP/Jam Sta Rosa
BEIJING - Seorang pejabat militer senior Tiongkok di sela-sela forum pertahanan pada Kamis (12/9) menyatakan bahwa Tiongkok akan menghancurkan setiap serangan asing ke wilayah kedaulatannya termasuk di Laut Tiongkok Selatan (LTS).
Pernyataan yang keras itu dilontarkan ketika Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok berdebat secara lisan mengenai pendekatan Tiongkok yang semakin tegas di wilayah maritim yang disengketakan termasuk di LTS.
Dalam beberapa bulan terakhir, kapal-kapal Tiongkok telah terlibat dalam serangkaian konfrontasi tingkat tinggi dengan kapal-kapal Filipina di perairan tersebut, yang diklaim Beijing hampir seluruhnya meskipun ada putusan pengadilan internasional yang menyatakan klaim tersebut tidak memiliki dasar hukum.
Berbicara kepada sekelompok kecil wartawan termasukAFPdi forum Xiangshan, Letnan Jenderal Angkatan Darat Tiongkok, He Lei, mengatakan: "Kami berharap LTS akan tetap menjadi lautan perdamaian."
"Namun jika AS menggerakkan pion-pionnya di belakang layar dan jika AS mendorong negara-negara lain ke garis depan, atau jika AS sendiri berakhir di garis depan, maka kami di Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) Tiongkok tidak akan pernah punya kesabaran. PLA akan dengan tegas menghancurkan setiap pelanggaran permusuhan asing terhadap hak dan kepentingan teritorial, kedaulatan, dan maritim Tiongkok, dengan tekad, kemauan, kemampuan yang kuat, dan cara yang efektif," kata Letjen He.
Sebaiknya Anda baca juga:
Letjen He pun mengatakan bahwa resolusi terhadap ketegangan antara Beijing dan Washington DC atas masalah ini semuanya bergantung pada AS, seraya mengkonfirmasi bahwa Wakil Asisten Menteri Pertahanan AS, Michael Chase, akan menghadiri forum Xiangshan pekan ini di Beijing.
"Saya berharap bahwa selama kunjungannya, selama pertemuannya di sini, Michael Chase akan lebih mendengarkan suara Tiongkok dan militernya," kata dia. "Pesan yang kami kirimkan ke AS adalah bahwa kami ingin kedua negara dan angkatan bersenjata menjadi mitra, menjadi sahabat, kami ingin mengejar hubungan Tiongkok-AS yang mengutamakan kerjasama yang saling menguntungkan," papar dia.
"Kami ingin AS memberikan lebih banyak kontribusi bagi perdamaian, keamanan, serta stabilitas regional dan dunia," imbuh dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Puluhan delegasi berada di ibu kota Tiongkok pada Kamis untuk menghadiri forum Xiangshan, yang juga dijuluki sebagai forum tandingan Tiongkok terhadap pertemuan tahunan Shangri-La di Singapura. Acara ini akan dihadiri lebih dari 500 perwakilan dari lebih dari 90 negara dan organisasi internasional, kata penyelenggara.
Pembukaan forum digelar pada Jumat (13/9) dan perwakilan militer tingkat tinggi dari Russia, Pakistan, Singapura, Iran, Jerman, dan negara-negara lain, akan turut berpartisipasi dalam sebuah diskusi meja bundar.
Pertemuan Bilateral
Pada saat bersamaan Tiongkok mengatakan bahwa pihaknya pada Rabu (11/9) telah mengadakan pembicaraan tingkat tinggi yang terus terang dengan Filipina mengenai isu LTS, khususnya mengenai sengketa terumbu karang yang menjadi lokasi bentrokan bilateral baru-baru ini.
Wakil Menteri Luar Negeri Tiongkok, Chen Xiaodong, telah bertemu dengan Menteri Luar Negeri Filipina, Maria Theresa Lazaro, di Beijing, tulis Kementerian Luar Negeri Tiongkok dalam sebuah pernyataan.
"Kedua belah pihak melakukan pertukaran pandangan yang jujur ??dan mendalam mengenai masalah maritim antara Tiongkok dan Filipina, khususnya masalah terumbu karang Xianbin (Sabina Shoal)," kata kementerian tersebut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!