Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gawat, Dokter Bangladesh Mulai Mogok Tanpa Batas Waktu Membuat Layanan Kesehatan Lumpuh

📅 Senin, 02 Sep 2024, 03:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gawat, Dokter Bangladesh Mulai Mogok Tanpa Batas Waktu Membuat Layanan Kesehatan Lumpuh Doc: ANTARA/Anadolu
Ket. Dokter di seluruh Bangladesh mulai aksi mogok nasional tanpa batas, Minggu (1/9/2024), yang secara serius mengganggu sistem layanan kesehatan negara tersebut dan membuat pasien dalam kesulitan.

Dhaka - Dokter di seluruh Bangladesh mulai aksi mogok nasional tanpa batas, Minggu (1/9), yang secara serius mengganggu sistem layanan kesehatan negara tersebut dan membuat pasien dalam kesulitan.

Aksi mogok ini dipicu oleh insiden yang terjadi pada Sabtu (31/8) malam di Rumah Sakit Dhaka Medical College (DMCH), fasilitas kesehatan terbesar di Bangladesh.

Insiden itu berupa aksi perusakan Departemen Gawat Darurat DMHC oleh kerabat dan teman-teman seorang mahasiswa yang terluka selama demonstrasi baru-baru ini, yang menyebabkan penggulingan rezim Hasina.

Mahasiswa yang terluka tersebut akhirnya meninggal dunia, dan beberapa rekannya menuduh dokter yang merawatnya telah melakukan kelalaian.

Sebagai tanggapan atas serangan tersebut dan menuntut keadilan serta peningkatan langkah-langkah keamanan, para dokter di DMCH menghentikan layanan medis darurat pada Minggu pagi.

Upaya otoritas rumah sakit untuk bernegosiasi dengan para dokter tidak berhasil sehingga eskalasi protes menjadi aksi mogok nasional.

Pada Minggu sore, Dr. Abdul Ahad dari Departemen Bedah Saraf DMCH mengumumkan aksi mogok ini, dengan menyebutkan empat tuntutan utama: penangkapan mereka yang bertanggung jawab atas serangan terhadap dokter, pembentukan lingkungan kerja yang lebih aman, pembatasan akses tidak sah ke area rumah sakit, dan penyelesaian dugaan kelalaian oleh dokter melalui jalur yang tepat, bukan melalui kekerasan.

Para dokter yang mogok bersumpah untuk melanjutkan penutupan layanan sampai tuntutan mereka terpenuhi.

Aksi mogok ini telah membuat banyak pasien tidak mendapatkan perawatan.

Nayan Mia, yang membawa saudaranya yang terluka ke DMCH pada Minggu pagi, disuruh mencari perawatan di tempat lain.

"Jika tidak bisa mendapatkan perawatan di sini, ke mana lagi saya bisa pergi? Saya tidak mampu membayar perawatan di klinik swasta," kata Mia kepada Anadolu, menggambarkan situasi darurat yang dihadapi banyak orang akibat aksi mogok ini.

Para dokter yang berunjuk rasa menyatakan bahwa setiap kematian yang terjadi akibat kekurangan perawatan selama penutupan ini harus dianggap sebagai kegagalan pihak otoritas kesehatan Bangladesh dalam menangani kekhawatiran mereka.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.