Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Uji Coba Landasan Pacu Bandara IKN Berjalan Lancar

📅 Senin, 26 Agu 2024, 00:01 WIB | Oleh:
Uji Coba Landasan Pacu Bandara IKN Berjalan Lancar Doc: ANTARA/M RISYAL HIDAYAT
Ket. Pembangunan IKN Nusantara

JAKARTA - Uji coba landasan pacu (runway) Bandara Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur berjalan lancar. Uji coba tersebut melibatkan pesawat kalibrasi jenis King Air tipe 200 PK CAO dan berlangsung dengan baik.

"Proses uji coba lepas landas dan pendaratan yang dilakukan menggunakan pesawat kalibrasi jenis King Air tipe 200 PK CAO, berjalan mulus dan lancar," kata Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi, dalam keterangan di Jakarta, Minggu (25/8).

Seperti dikutip dari Antara, Menhub bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, secara langsung menyaksikan proses uji coba tersebut. Kegiatan itu merupakan bagian dari proving flight, yaitu proses operasional untuk memastikan kesiapan rute penerbangan baru.

Dalam uji coba tersebut, tidak hanya landasan pacu yang diuji, tetapi juga jalur udara di sekitar bandara. Desain jalur-jalur udara ini telah diperhitungkan untuk menghindari potensi konflik dengan bandara di Balikpapan dan Samarinda.

"Yang kita lakukan sekarang semacam proving flight karena yang dibuat tidak hanya runway, tetapi jalur-jalur udaranya. Semua sudah didesain supaya tidak konflik dengan bandara di Balikpapan dan Samarinda. Jadi nanti pada saat digunakan dengan frekuensi padat, di ruang udara sudah tidak terjadi konflik," terang Menhub.

Ia menjelaskan proses proving flight bertujuan memastikan landasan pacu dan jalur udara berfungsi dengan baik dalam kondisi operasional. Hal ini termasuk menguji kesesuaian dan integrasi sistem navigasi udara.

Siap Beroperasi

Selanjutnya, setelah uji coba ini akan dilakukan berbagai asesmen tambahan terkait keselamatan dan keamanan penerbangan. Proses ini penting untuk memastikan bandara siap beroperasi dengan frekuensi penerbangan yang padat tanpa menimbulkan masalah.

Sementara itu, Menteri PUPR Basuki mengatakan saat ini pembangunan runway Bandara IKN telah mencapai panjang 1.025 x 30 meter. "Hari ini walaupun dengan kondisi gerimis, kita bisa capai 1.025 meter yang targetnya nanti awal September menjadi 2.200 meter sehingga bisa didarati pesawat jet B737," kata Basuki.

Turut hadir pada kegiatan itu, Sekretaris Jenderal Kemenhub Novie Riyanto, Sekretaris Direktur Jenderal Perhubungan Udara Lukman F Laisa, serta jajaran pejabat Kemenhub, Kementerian PUPR, dan pihak konstruksi lainnya.

Sebelumnya, Menhub mengatakan bandara IKN, bisa melayani pesawat berbadan lebar (wide body) untuk penerbangan internasional hingga ke Eropa maupun sebaliknya. "Jadi, kalau landasan pacu bandara IKN 3.000 meter itu kan bisa pesawat Boeng 777. Jadi dari IKN sampai ke Eropa bisa langsung," kata Menhub.

Menurut Menhub, dengan landasan pacu yang dibangun hingga 3.000 meter maka bandara tersebut akan bisa koneksi terhadap penerbangan internasional.

Bandara IKN bernama Nusantara Airport yang ditargetkan pengerjaan rampung di akhir Agustus 2024, memiliki perbedaan landasan pacu dengan bandara lainnya di Kalimantan, seperti Bandar Udara Sultan Aji Muhammad Sulaiman di Balikpapan hanya 2.400 meter begitu pun Bandar Udara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto di Samarinda hanya 2.200 meter.

Lebih lanjut, Menhub menuturkan bandara yang memiliki landasan pacu 2.400 meter hanya akan bisa melayani pesawat dengan penerbangan 6-8 jam. Berbeda dengan bandara dengan landasan pacu 3.000 meter bisa melayani pesawat dengan waktu penerbangan belasan jam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.