Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

“Startup' Indonesia Turut Majukan Ekonomi Global

📅 Senin, 26 Agu 2024, 11:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
“Startup' Indonesia Turut Majukan Ekonomi Global Doc: ANTARA/HO-Ngalup Collaborative Network
Ket. Tahap penjurian "Peningkatan Kapasitas Startup" yang diselenggarakan oleh KemenkopUKM di Kota Batu, Jumat (23/8/2024).

MALANG - Asisten Deputi Pengembangan Teknologi Informasi dan Inkubasi Usaha Kementerian Koperasi dan UKM Christina Agustin menyatakan bahwa keberadaan startup atau perusahaan rintisan di Indonesia memiliki peran penting untuk memajukan ekonomi global.

"Startup memiliki potensi besar untuk menjadi mesin penggerak ekonomi di berbagai negara, termasuk Indonesia," kata Christina dalam keterangannya di Kota Batu, Jawa Timur, Sabtu (24/8).

Perusahaan rintisan berpotensi memunculkan inovasi baru yang memberikan dampak pada perkembangan dunia bisnis di masa depan. Apalagi, bidang usaha tersebut banyak didominasi anak muda yang dikenal seringkali menghadirkan ide segar.

"Melalui startup dapat mengubah ide-ide mereka menjadi solusi yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan perekonomian," kata dia.

Berdasarkan data yang dihimpun, hingga Januari 2024 di Indonesia terdapat 2.562 perusahaan rintisan. Jumlah mendudukkan Indonesia di urutan keenam negara dengan jumlah startup terbanyak.

Karena itu, sebagai komitmen mendukung perkembangan perusahaan rintisan, Kementerian Koperasi dan UKM memberikan fasilitas inkubasi bisnis bertajuk "Peningkatan Kapasitas Startup" yang diselenggarakan di salah satu hotel di Kota Batu, pekan ini.

Langkah itu pun mendapatkan dukungan dari banyak pihak, termasuk dua perusahaan digital Ngalup Collaborative Network dan Beon Intermedia.

Hadirkan Inovasi

CEO Ngalup Collaborative Network Andina Paramitha menyatakan perusahaan rintisan pada ajang sudah terlihat memiliki potensi dalam menghadirkan inovasi mendukung pertumbuhan bisnis, tetapi ada beberapa yang masih perlu memperkuat latar belakang produk dan model bisnis yang ditawarkan.

"Beberapa startup harus memperkuat model bisnisnya agar lebih fokus. Semua yang berkompetisi keren, idenya bagus semua," kata Andina.

Sementara, pendiri Beon Intermedia Farid Rahman menyebut peserta kompetisi sudah ada yang produknya sudah berhasil diterima pasar hingga memiliki peta konsep bisnis jangka panjang.

"Startup itu harus jelas scalability-nya. Tujuannya harus jelas, possible atau tidak dibesarkan. Sehingga, harus lebih fleksibel dalam mengikuti perkembangan," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Daftar Produk Usang Apple, Ada iPhone X dan MacBook Pro 15, Siap-siap Sulit Layanan Perbaikan!
    Preview komentar:
    Kami pakai Apple bukan utk diperbaiki, rusak buang, ...
  • Sejahterakan Petani lewat Percepatan Hilirisasi Pangan
    Preview komentar:
    Langkah strategis pemerintah dalam mendorong percepatan hilirisasi pangan ...
  • BNI Perkuat Tata Kelola SDM lewat LSP dan Sertifikasi ISO
    Preview komentar:
    Langkah strategis BNI dalam mengintegrasikan lisensi resmi dari ...
Olahraga
Borussia Dortmund Tak Sangg...
Nasional
Presiden  Sampaikan Pidato ...
Daerah
Hadapi Lonjakan Penumpang, ...
Nasional
KPK Periksa Pejabat Bulog, ...
Presiden  Sampaikan Pidato Pada Sidang Tahunan MPR

Presiden Sampaikan Pidato Pada Sidang Tahunan MPR

15 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.