Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Nusa Tenggara Barat Angkat Budaya menjadi Daya Tarik Bagi Sektor Pariwisata

📅 Selasa, 20 Agu 2024, 16:50 WIB | Oleh:
Nusa Tenggara Barat Angkat Budaya menjadi Daya Tarik Bagi Sektor Pariwisata Doc: ANTARA/Sugiharto Purnama
Ket. Dua pria mengenakan pakaian adat berjalan dekat bale sesaat jelang ritual bisoq keris di Desa Kebon Ayu, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, beberapa waktu lalu.

MATARAM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai menyandingkan kebudayaan menjadi daya tarik bagi sektor pariwisata agar dapat meningkatkan kunjungan turis ke Pulau Lombok maupun Pulau Sumbawa.

"NTB punya banyak potensi. Sekarang adalah tugas kreatif bagaimana potensi yang banyak itu dikemas, sehingga menjadi sebuah daya tarik yang baik," kata Sekretaris Daerah Provinsi NTB Lalu Gita Ariadi saat mengunjungi Museum NTB di Mataram, Selasa.

Gita mengatakan pihaknya berupaya agar budaya kesenian dan berbagai tradisi penduduk lokal bisa direkonstruksi menjadi sebuah pertunjukan yang bisa dinikmati oleh semua orang.

Menurutnya, tari kecak di Bali yang kini mendunia tidak muncul dan terkenal secara tiba-tiba, ada proses kreatif yang membuat tarian itu menjadi tontonan menarik bagi para wisatawan.

"Kebudayaan kami jadikan sebagai daya tarik atraksi bagi pariwisata," kata Gita.

Lebih lanjut dia mengungkapkan beberapa budaya di Nusa Tenggara Barat yang potensial untuk disandingkan dengan pariwisata adalahperesean,gendang beleq,barapan kebo, danpacoa jara.

Pereseanadalah pertarungan dua laki-laki menggunakan senjata tongkat rotan dengan perisai kulit kerbau. Tradisi itu dilakukan oleh masyarakat Suku Sasak di Pulau Lombok.

Gendang beleqmerupakan permainan alat musik tradisional secara berkelompok yang berkembang pada Suku Sasak. Permainan musik gendang itu biasanya digunakan sebagai musik pengiring untuk acara pernikahan, sunatan, akikah, dan upacara besar.

Kemudian,barapan keboatau karapan kerbau digelar saat awal musim tanam padi oleh masyarakat yang mendiami Pulau Sumbawa. Adapunpacoa jaraatau pacuan kuda merupakan olahraga tradisional yang berkembang di Bima, Pulau Sumbawa.

Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) NTB Lalu Suryadi mengatakan kebudayaan adalah salah satu objek dari penelitian dan pengembangan yang menjadi perhatian BRIDA NTB.

Menurutnya, Nusa Tenggara Barat termasuk daerah yang dilirik oleh wisatawan karena selain keindahan pantai, gunung, dan alam, tetapi juga budaya. Penelitian terus dilakukan untuk melihat potensi budaya yang memungkinkan untuk ditampilkan sebagai atraksi.

"Kami memiliki dua prioritas (riset dan inovasi), yaitu pertanian dan pariwisata. Kalau pariwisata tidak disandingkan antara keindahan alam dengan kebudayaan, maka itu tidak menjadi hal yang komplit," pungkas Suryadi. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Perum Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan di Depok

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Megapolitan
Perum Bulog Percepat Penyal...
Megapolitan
Tangerang 10K Jadi Pintu Ma...
Megapolitan
102 Ribu Warga Depok Segera...
Daerah
Insiden Kapal Virgo: 1 Penu...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.