Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ayo Mendaftar, Pemkab Garut Buka Formasi Dokter Spesialis

📅 Selasa, 20 Agu 2024, 00:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ayo Mendaftar, Pemkab Garut Buka Formasi Dokter Spesialis Doc: ANTARA/Feri Purnama
Ket. Sekretaris Daerah Pemkab Garut Nudin Yana.

Garut - Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat, terus mencoba mengusulkan formasi dokter spesialis pada perekrutan calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2024 dengan harapan ada yang bersedia daftar untuk memenuhi kebutuhan layanan karena selama ini formasi tersebut selalu nihil pelamar.

"Kita usulkan untuk formasi dokter spesialis, kita butuh hampir semua dokter spesialis," kata Sekretaris Daerah Pemkab Garut Nurdin Yana kepada wartawan di Garut, Senin.

Ia menuturkan, Pemkab Garut sudah mengusulkan kuota CPNS tahun 2024 sebanyak 200 orang untuk berbagai formasi di sejumlah satuan kerja perangkat daerah, termasuk untuk tenaga pendidikan, dan tenaga kesehatan di antaranya dokter spesialis.

Namun, untuk perekrutan dokter spesialis tahun ini, kata dia, Pemkab Garut tidak langsung mengusulkan kuota ke pemerintah pusat, melainkan mencari dulu dokternya yang bersedia daftar, setelah itu Pemkab Garut mengusulkan formasi tersebut.

"Kita buka kalau sudah ada peminatnya, mereka (calon) sudah menyatakan diri siap untuk melakukan itu (daftar CPNS)," katanya.

Ia mengungkapkan Pemkab Garut mengusulkan formasi dokter spesialis karena butuh yang jumlahnya tahun ini diusulkan sekitar lima orang, untuk itu diharapkan ada yang bersedia karena peluang lolosnya cukup besar.

Meski peluang lolosnya besar karena minim peminat, kata dia, selalu saja kosong atau tidak ada pelamarnya, sehingga kuota CPNS yang sudah tersedia akhirnya tidak bisa dimanfaatkan.

"Sekarang jangan sampai nol, dicari dulu, ada atau tidak peminatnya, karena percuma kalau itu tidak diisi, lebih baik buat kuota teman-teman (formasi) yang lain," katanya.

Ia menambahkan, Pemkab Garut tahun ini mengusulkan tidak hanya untuk CPNS sebanyak 200 orang, tapi juga untuk perekrutan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) sebanyak 1.600 orang.

Jumlah itu, kata dia, untuk mengurangi jumlah kebutuhan pegawai pemerintahan di Garut seperti tenaga pendidikan, tenaga kesehatan, serta untuk tenaga teknisi di sejumlah instansi.

"Di Garut ini masih kekurangan PNS, seperti untuk kebutuhan sekolah saja guru PNS-nya itu terkadang hanya kepala sekolahnya saja, kebanyakan honorer," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
  • Jangan Main-main! Kawasan Industri Diminta Tuntaskan Seluruh Izin
    Langkah proaktif pemerintah pusat dan daerah dalam menata ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Luar Negeri
Ford Dekat dengan Tiongkok,...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.