Indonesia Harus Fokus Melahirkan Bintang Baru
📅 Senin, 19 Agu 2024, 06:47 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraAries Susanti Rahayu juara panjat tebing IFSC Climbing World di Tiongkok tahun 2019. Saat itu, dia bahkan memecahkan rekor dunia nomor speed putri dengan waktu 6,955 detik. Dia melewati catatan pemegang rekor sebelumnya yang dimiliki Yi Ling Song (7,101 detik).
Perlu dikorek kebenaran bahwa dia memutuskan untuk tidak lagi menjadi atlet panjat tebing. Ini jelas aneh seorang juara dunia memilih tidak melanjutkan karir. Apakah ada masalah dengan pengurus panjat tebing? Sangat disayangkan, Aries Susanti adalah aset bangsa bersama Desak dan lainnya. ben/G-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!