Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Benarkah Bahasa Indonesia Miskin Kosakata? Ini Jawabannya

📅 Senin, 19 Agu 2024, 14:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Benarkah Bahasa Indonesia Miskin Kosakata? Ini Jawabannya Doc: The Conversation/Shutterstock/Lemon Tree Images
Ket. Ilustrasi.

Udiana Puspa Dewi, Binus University

Beberapa waktu lalu sosial media ramai dengan perbandingan kosakata bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Perdebatan ini diawali oleh podcast antara dua publik figur yang berpendapat bahwa Bahasa Indonesia miskin kosakata dan lahir dari budaya malas. Sedangkan Bahasa Inggris dianggap lebih terstruktur dan tepat guna.

Opini tersebut kemudian memancing banyak perdebatan yang membanding-bandingkan jumlah kosakata bahasa Inggris dan bahasa Indonesia.

Lalu, apa benar bahasa Indonesia adalah bahasa malas yang miskin suku kata?

Sejarah terbentuknya Bahasa Indonesia

Indonesia memiliki kurang lebih 550 bahasa dari Sabang sampai Merauke. Nama "bahasa Indonesia" lahir pada saat Sumpah Pemuda tahun 1928, untuk kepentingan politik perjuangan kemerdekaan Bangsa Indonesia. Para ahli bahasa menyebut bahasa Indonesia sebagai "nation-state sponsored language" atau bahasa yang direkayasa dan dibuat demi terbentuknya sebuah bangsa.

Bahasa Indonesia yang saat ini kita pakai adalah warisan standardisasi bahasa Melayu oleh pers kolonial Belanda Commissie voor de Volkslectuur (Komisi Kesusastraan Populer) yang didirikan pada tahun 1908 dan berubah nama menjadi Balai Pustaka pada 1917.

Bahasa tersebut kemudian pertama kali disebut sebagai "bahasa Indonesia" tahun 1928 pada Kongres Pemuda kedua dan dinyatakan sebagai bahasa persatuan dalam Sumpah Pemuda yang dihadiri oleh pemuda dan pemimpin seluruh nusantara. Ini menandai awal perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Dalam konteks saat itu, bahasa Indonesia menjadi alat untuk memediasi pembicaraan antara masyarakat Indonesia yang berbicara dalam bahasa daerah yang berbeda, sekaligus menjadi bahasa simbolis untuk pengukuhan akan adanya sebuah bangsa baru, yakni bangsa Indonesia.

Bahasa Indonesia kemudian dijadikan bahasa nasional sejak kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945, yang diatur dalam Pasal 36 UUD 1945 dan melalui proses standardisasi melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) dan penyusunan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

Penggunaan bahasa Indonesia kemudian diwajibkan sebagai bahasa media, pendidikan, dan situasi formal lainnya melalui Undang-Undang (UU) No. 24 tahun 2009 tentang bendera, bahasa, dan lambang negara serta lagu kebangsaan.

Bahasa Indonesia vs Bahasa Inggris

Berpijak pada sejarah ini, kita bisa melihat bahwa bahasa Indonesia adalah hasil "perencanaan bahasa" politis oleh sebuah rezim pemerintahan dan bukan bahasa yang berkembang secara natural melalui interaksi.

Ini mengapa pada awal masa pembentukannya, bahasa Indonesia tidak memiliki penutur asli, karena bahasa yang digunakan untuk berkomunikasi sehari-hari di Indonesia adalah bahasa daerah. Dalam konteks negara Indonesia, bahasa Indonesia lebih bersifat simbolis-sebagai bahasa nasional-sedangkan bahasa daerah bersifat lebih komunikatif karena banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.