Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tolak Gantung Sepatu, King Kazu Masih Bermain di Liga Jepang Meski Sudah Berusia 58 Tahun

📅 Senin, 16 Jun 2025, 12:20 WIB | Oleh:
Tolak Gantung Sepatu, King Kazu Masih Bermain di Liga Jepang Meski Sudah Berusia 58 Tahun Doc: Istimewa
Ket. Legenda sepak bola Jepang, Kazuyoshi Miura.

TOKYO, JEPANG – Legenda sepak bola Jepang, Kazuyoshi Miura, kembali mencetak sejarah dengan masih bermain di usia 58 tahun untuk musim ke-40 dalam karir profesionalnya. Pria yang akrab dijuluki King Kazu itu tampil sebagai pemain pengganti pada menit ke-82 untuk klub Atletico Suzuka dalam laga Japan Football League (divisi keempat Jepang), Senin (16/6), dan membantu timnya menang 2-1.

Meski tak mencetak gol, Miura tetap bangga atas kontribusinya. “Saya senang bisa membantu tim. Terima kasih kepada rekan-rekan setim dan para pelatih, saya bisa sampai sejauh ini. Sekarang saya ingin meningkatkan permainan saya lagi,” ujarnya.

Dengan usia 58 tahun dan 109 hari, Miura tercatat sebagai pemain profesional tertua di Jepang, bahkan mungkin di dunia. Penampilannya akhir pekan ini memperpanjang karirnya yang sudah dimulai sejak 1986 bersama klub legendaris Brasil, Santos.

Miura adalah salah satu ikon sepak bola Asia pada era 1990-an dan berperan penting dalam mempopulerkan olahraga ini di Jepang. Saat J-League resmi dimulai pada 1993, Miura menjadi wajah utama liga yang tengah berkembang tersebut.

Karirnya tak hanya berkutat di Jepang. Ia pernah bermain di Italia (Genoa), Kroasia (Dinamo Zagreb), Australia (Sydney FC), hingga Portugal, di mana ia membela Oliveirense dalam dua musim terakhir dengan status pinjaman dari Yokohama FC.

Miura melakukan debut bersama timnas Jepang pada tahun 1990 dan mencetak 55 gol dalam 89 penampilan. Namun, ironi terbesar dalam karirnya datang pada 1998 ketika ia tidak masuk skuad Piala Dunia pertama Jepang di Prancis, meski menjadi top skor dan pemain senior saat itu.

Kini, empat dekade setelah debut profesionalnya, King Kazu masih menolak pensiun. Ia menjadi simbol semangat tak kenal usia dan bukti hidup bahwa kecintaan terhadap sepak bola bisa melampaui batas umur.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.