Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Roket Tiongkok yang Hancur Sebabkan Puing Antariksa

📅 Senin, 12 Agu 2024, 13:11 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Roket Tiongkok yang Hancur Sebabkan Puing Antariksa Doc: spacecom.mil
Ket. Laporan Komando Antariksa AS | Ketua Komando Antariksa AS, Jenderal Stephen Whiting, saat berbicara pada acara simposium di Von Braun Center, Huntsville, Alabama, pada 6 Agustus lalu. Pada Sabtu (10/8), komando tersebut mengumumkan bahwa roket Tiongkok tersebut menghasilkan lebih dari 300 potongan puing di orbit rendah Bumi setelah roket itu hancur.

WASHINGTON DC - Komando Antariksa Amerika Serikat (AS) mengatakan telah mengkonfirmasi bahwa hancurnya roket Tiongkok yang diluncurkan pada Selasa (6/8) lalu telah menyebabkan ratusan keping puing antariksa. Komando tersebut mengumumkan pada Sabtu (10/8) bahwa roket Tiongkok tersebut menghasilkan lebih dari 300 potongan puing yang dapat dilacak di orbit rendah Bumi setelah roket itu hancur.

Tiongkok menggunakan roket tersebut untuk mengangkut 18 satelit ke orbit sebagai bagian dari proyek pembangunan jaringan komunikasi satelitnya sendiri. Roket tersebut diyakini hancur setelah meluncurkan satelit.

"Kami tidak mengamati adanya ancaman langsung dan terus melakukan penilaian konjungsi rutin untuk mendukung keselamatan dan keberlanjutan domain antariksa," kata komando tersebut seperti dikutip dari kantor berita NHK, Sabtu (10/8).

Perusahaan AS, SpaceX, mengatakan bahwa puing-puing itu tidak menimbulkan risiko langsung yang signifikan terhadap layanan internet satelit Starlink miliknya. Namun, perusahaan itu memantau puing-puing tersebut dengan seksama, karena sebagian besar kemungkinan akan tetap berada di antariksa selama beberapa dekade.

Perluasan bisnis satelit menyebabkan peningkatan jumlah sampah antariksa dalam beberapa tahun terakhir. Badan antariksa AS, NASA, mengatakan diketahui terdapat lebih dari 25.000 objek seperti itu yang berukuran lebih dari 10 sentimeter dan objek-objek itu berisiko merusak sistem komunikasi satelit. SB/NHK/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.