Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pasukan Ukraina Berniat Bertahan dan Menguasai Wilayah Kursk Rusia

📅 Senin, 12 Agu 2024, 13:17 WIB | Oleh:
Pasukan Ukraina Berniat Bertahan dan Menguasai Wilayah Kursk Rusia Doc: Istimewa
Ket. Setiap hari Rusia tidak melakukan serangan balik, itu artinya Ukraina semakin memperkuat pertahanannya.

KYIV - Blitzkrieg (serangan kilat) yang berani ke Kursk Oblast di Rusia selatan, pekan lalu, ternyata tidak sekedar dilakukan militer Ukraina untuk balasan dalam perang kedua negara yang telah memasuki tahun ketiga.

Pada hari keenam pergerakan, terdapat bukti yang berkembang bahwa korps invasi Ukraina, sebagian atau seluruh dari lima brigade beranggotakan 2.000 orang ditambah sedikitnya satu batalion independen beranggotakan 400 orang, berencana untuk bertahan di Kursk.

Dilansir oleh Forbes, pasukan Ukraina sedang menggali parit. Mengantisipasi perang statis di sepanjang atau dekat garis depan yang ada, Rusia juga menggali parit.

Bahwa kedua pihak memperkuat posisi mereka tidak berarti Ukraina sudah selesai maju. Itu juga tidak berarti Rusia tidak dapat melakukan serangan balik, dan mendorong Ukraina kembali ke perbatasan, 10 mil jauhnya.

Namun para pengamat berpendapat, hal ini juga berarti dengan stabilisasi garis depan, Ukraina mempertimbangkan pendudukan jangka panjang di sebagian Kursk.

Koresponden militer Rusia, Aleksandr Kharchenko, mengamati pasukan Ukraina menggali parit di Kursk pada hari Minggu. Ia menggambarkannya sebagai "hal terburuk yang dapat terjadi," menurut terjemahan suratnya oleh analis Estonia War Translated.

Sumber-sumber Ukraina telah melihat ekskavator industri bekerja di kedua sisi garis depan.

"Begitu musuh mengangkat sekop, dalam dua hari akan sama sulitnya merebut kawasan hutan seperti di dekat Avdiivka" di Ukraina timur, imbuh Kharchenko.

Militer Rusia butuh waktu enam bulan untuk mengalahkan pertahanan Ukraina di Avdiivka, dan menelan korban puluhan ribu jiwa.

Dapat dikatakan, Rusia memenangkan pertempuran untuk Avdiivka pada pertengahan Februari hanya karena Ukraina kehabisan amunisi setelah berbulan-bulan terjadi penundaan bantuan AS ke Ukraina yang diatur oleh anggota parlemen yang pro-Rusia di Kongres AS.

Kini setelah bantuan AS mengalir lagi, pasukan Rusia di sekitar Kursk tidak dapat mengandalkan korps invasi Ukraina yang kehabisan amunisi. Untuk mendorong ribuan pasukan Ukraina keluar dari Kursk, mereka harus merebut parit demi parit.

Kecuali, tentu saja, Kremlin dapat mengatur serangan balik yang kuat sebelum parit Ukraina selesai. "Tapi jendela kesempatan itu segera tertutup, dan serangan Ukraina menghalangi bala bantuan Rusia yang berusaha mencapai garis depan Kursk," Kharchenko memperingatkan

"Kolom-kolom Rusia dihadapi oleh kelompok sabotase dan pengintaian Ukraina, pesawat tanpa awak, dan artileri," tulis Artur Rehi, seorang tentara dan analis Estonia.

Jika dan ketika keadaannya stabil, wilayah Kursk bisa menjadi garis depan utama lainnya dalam perang Rusia yang berlangsung selama 29 bulan di Ukraina.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.