Penting Merevitalisasi Manufaktur guna Atasi Kesenjangan Struktural
📅 Jumat, 09 Agu 2024, 00:15 WIB | Oleh: Tim RedaksiPadahal, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi pada 2024 sebesar 5,2 persen (yoy). Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi sepanjang semester I-2024 sebesar 5,08 persen (ctc) masih berada di bawah target asumsi makro anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) 2024," jelas Esther.
Pertumbuhan ekonomi yang melambat tersebut, papar Esther, terjadi di saat berbagai momentum peningkatan konsumsi rumah tangga umumnya terjadi, terutama momentum terkait beberapa hari raya keagamaan.
"Sayangnya, peningkatan permintaan saat hari raya keagamaan datang tidak cukup akseleratif seperti di tahun-tahun sebelumnya," katanya.
Laju konsumsi rumah tangga masih berada di bawah laju pertumbuhan ekonomi triwulan II. Hal itu semakin menandakan bahwa daya beli masyarakat sedang tidak baik-baik saja. Ia pun memperkirakan perlambatan ekonomi akan berlanjut di triwulan III-2024 dengan proyeksi pertumbuhan 4,8 persen (yoy).
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!