Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Malteng Siapkan Rp640 Miliar, Industri Kelapa dan Pala Siap Dongkrak Ekonomi Daerah

📅 Sabtu, 28 Mar 2026, 20:56 WIB | Oleh:
Malteng Siapkan Rp640 Miliar, Industri Kelapa dan Pala Siap Dongkrak Ekonomi Daerah Doc: Antara Foto
Ket. Bupati Malteng Zulkarnain saat bertemu Menteri Pertanian RI Amran Sulaiman.

Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah (Pemkab Malteng) menyiapkan anggaran sebesar Rp640 miliar untuk pembangunan dua Proyek Strategi Nasional (PSN) berupa industri pengolahan kelapa dan pala di kawasan Perkebunan Awaeya, Negeri Liang.

“Dua PSN tersebut masing-masing terdiri dari pabrik pengolahan kelapa terintegrasi senilai Rp500 miliar dan pabrik pengolahan pala senilai Rp140 miliar,” kata Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat Amir, di Ambon, Sabtu.

Ia menjelaskan, pembangunan dua proyek tersebut merupakan upaya pemerintah daerah dalam mendukung program swasembada pangan Presiden Prabowo Subianto melalui hilirisasi komoditas perkebunan serta peningkatan produksi pertanian dalam negeri.

“Selain itu juga, untuk meningkatkan nilai tambah komoditas unggulan sekaligus membuka lapangan kerja baru dan memperkuat posisi negara sebagai pemain utama agraris global,” ujarnya.

Zulkarnain mengungkapkan, untuk menyukseskan program hilirisasi tersebut, pemerintah pusat menggandeng PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang diharapkan mampu menggerakkan perekonomian daerah.

Menurutnya, melalui sinergi itu, PTPN berperan sebagai penghubung antara potensi petani lokal dengan teknologi industri modern serta akses pasar global.

“Rencana peletakan batu pertama kedua Proyek Strategi Nasional ini akan dilaksanakan satu hingga dua bulan ke depan dan direncanakan juga akan dihadiri oleh Presiden Prabowo,” katanya menambahkan.

Ia juga menambahkan, pabrik kelapa terintegrasi yang akan dibangun memiliki kapasitas olah hingga 300.000 butir kelapa per hari, dengan produk yang dihasilkan meliputi medium chain triglycerides (MCT), tepung kelapa, dan arang aktif yang menyasar pasar ekspor maupun domestik.

Sementara itu, pabrik pengolahan pala akan difokuskan pada produksi oleoresin berstandar tinggi untuk memenuhi kebutuhan pasar ekspor premium, khususnya untuk industri makanan, kosmetik, dan farmasi.

Zulkarnain menegaskan, proyek tersebut tidak hanya berorientasi pada pengembangan industri, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat serta peningkatan kesejahteraan ekonomi.

“Ini bukan hanya proyek industri, tetapi juga upaya membuka lapangan kerja seluas-luasnya bagi masyarakat,” ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Jepang akan Menaikan Biaya Visa Lima Kali Lipat Mulai 1 Juli

30 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Jepang akan Menaikan Biaya ...
Rona
Batasan Mengonsumsi Kafein ...
Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.