Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Sulbar Antisipasi Serangan Hama Ulat Api di Mamuju Tengah

📅 Jumat, 09 Agu 2024, 01:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov Sulbar Antisipasi Serangan Hama Ulat Api di Mamuju Tengah Doc: ANTARA/HO Humas Pemprov Sulbar
Ket. Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mengantisipasi serangan ulat api yang menyerang 100 hektare tanaman sawit di Desa Tinali Kecamatan Budong-Budong Kabupaten Mamuju Tengah, Kamis (08/8/2024).

Mamuju - Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mengantisipasi serangan ulat api yang menyerang 100 hektare tanaman sawit di Desa Tinali Kecamatan Budong-Budong Kabupaten Mamuju Tengah.

SekretarisDisbun Sulbar, Andi Kamalia, di Mamuju, Kamis, mengatakan, ulat api menyerang sekitar 100 hektare lahan sawit petani di Kabupaten Mamuju Tengah.

Ia mengatakan, kondisi tanaman sawit petani tersebut terancam rusak sehingga Pemprov Sulbar melakukan antisipasi dan pengendalian hama ulat api tersebut.

"Hama ulat api berpotensi merugikan para petani dan industri perkebunan di Sulbar sehingga harus dikendalikan," katanya.

Menurut dia, sebelum dilakukan antisipasi maka dilakukan pengamatan dan identifikasi tingkat kerusakan yang diakibatkan ulat api tersebut.

"Hal tersebut untuk menentukan langkah penanggulangan yang diperlukan untuk melindungi komoditi penting ini," katanya.

Ia menyampaikan, pemerintah dan , penyuluh pertanian lapangan (PPL) serta regu pengendali organisasi pengganggu tanaman (RPO) dan petani untuk bekerja sama memberantas ulat api.

"Pengendalian hama dengan cara penyemprotan atau fogging yang diharapkan dapat mengurangi dampak kerusakan yang lebih luas dan melindungi tanaman kelapa sawit serta kerugian lebih lanjut," katanya.

Ia mengatakan, Disbun Sulbar akan terus memantau perkembangan situasi dan memberikan dukungan teknis kepada para petani untuk memastikan efektivitas pengendalian hama ini.

"Pemerintah terus melakukan koordinasi dalam mengatasi permasalahan serangan hama ulat ini secara efektif," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...
Daerah
Pemkab Pasaman Barat Minta ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.