Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wapres Dukung FKN Promosikan Toleransi dalam Keberagaman

📅 Rabu, 31 Jul 2024, 00:00 WIB | Oleh:
Wapres Dukung FKN Promosikan Toleransi dalam Keberagaman Doc: ISTIMEWA
Ket. Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin.

JAKARTA - Upaya Forum Keberagaman Nusantara (FKN) untuk mempromosikan toleransi, inklusivitas, dan persatuan dalam keberagaman di Indonesia mendapat dukungan penuh dari Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin.

Penggagas FKN, Arif Rahmansyah Marbun mengatakan dukungan tersebut menjadi energi dan semangat untuk terus mempromosikan toleransi dan persatuan dalam keberagaman di Indonesia.

"FKN telah menyelesaikan audiensi dengan Wapres KH Ma'ruf Amin. Wapres memberikan dukungan penuh atas agenda dan tujuan forum ini. Ini menjadi langkah penting dalam upaya kami mempromosikan toleransi, inklusivitas, dan persatuan dalam keberagaman di Indonesia," ujar Arif dalam keterangan tertulisnya diterima di Jakarta, Minggu (28/7).

Seperti dikutip dari Antara, saat menerima audiensi FKN, Kamis (25/7), Wapres meminta FKN untuk mengawal dan menjaga kerukunan bangsa guna menghindari perpecahan di tengah keberagaman kelompok etnis dan suku bangsa di Tanah Air.

"Harus ada yang mengawal baik dari pemerintah maupun dari masyarakat. Saya katakan FKN ini salah satu pengawal penjaga kerukunan yang tumbuh dari keinginan dan inisiatif masyarakat. Sebab kalau dari pemerintah saja itu kurang menjiwai, seperti ada instruksi," ujar Wapres dalam arahannya.

Harus Dijaga

Menurut Arif, Indonesia adalah negara yang kaya akan keberagaman budaya, etnis, dan agama. Kekayaan tersebut, harus dijaga dan dilestarikan.

Namun, lanjutnya, di tengah arus globalisasi dan dinamika sosial yang kompleks, keberagaman ini juga menghadapi sejumlah tantangan yang harus diatasi bersama seperti polarisasi sosial, intoleransi, dan konflik berbasis identitas.

"FKN hadir sebagai platform untuk menjembatani perbedaan dan mempromosikan dialog antarbudaya. Kami percaya bahwa dengan saling memahami dan menghargai, kita dapat membangun masyarakat yang lebih harmonis dan inklusif," jelas Arif yang juga menjabat Staf Khusus Wapres tersebut.

Arif menyampaikan FKN hadir di tengah-tengah kehidupan berbangsa dengan beberapa alasan penting, antara lain mengatasi polarisasi sosial melalui dialog antarbudaya, memperkuat kohesi sosial, mempertahankan identitas nasional, meningkatkan toleransi beragama, serta mendorong inovasi dan kreativitas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Luar Negeri
Kemlu RI Pantau Keamanan WN...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.