Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Salurkan Air Bagi Ratusan Warga Padang yang Terdampak Kekeringan

📅 Senin, 29 Jul 2024, 00:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPBD Salurkan Air Bagi Ratusan Warga Padang yang Terdampak Kekeringan Doc: ANTARA/HO-BPBD Padang
Ket. Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang, Sumatra Barat (Sumbar) menyalurkan air bersih kepada ratusan warga di Perumahan Griya Emya Hasanah, Arai Pinang, Pengambiran Ampalu Nan XX, Lubuk Begalung.

Padang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Padang, Sumatra Barat (Sumbar) menyalurkan air bersih kepada ratusan warga yang terdampak kekeringan pada Minggu (28/7).

Kepala Pelaksana BPBD Padang Hendri Zulviton di Padang, Minggu mengatakan penyaluran air bersih dilakukan pihaknya di Perumahan Griya Emya Hasanah, Arai Pinang, Pengambiran Ampalu Nan XX, Lubuk Begalung kota setempat.

"Penyaluran air bersih dilakukan setelah kami menerima permintaan dari masyarakat, personel langsung dikerahkan ke lokasi," kata Hendri.

Ia menyebutkan terdapat 144 rumah di kawasan setempat yang tidak memiliki air bersih akibat kekeringan.

Menurutnya penyaluran dilakukan lewat mobil tangki yang dimiliki oleh BPBD Padang dengan kapasitas 5.000 liter.

Setelah sampai di lokasi petugas langsung menyalurkan air dari mobil tangki tersebut yang disambut oleh warga menggunakan ember dan peralatan tampung lainnya.

Hendri berharap air yang telah disalurkan oleh BPBD Padang bisa bermanfaat bagi warga di kawasan setempat untuk memenuhi kebutuhan air.

"Semoga air yang kami salurkan bisa memenuhi kebutuhan air bagi warga, terutama untuk kebutuhan dasar seperti untuk minum dan memasak," katanya.

Hendri menyatakan sampai saat ini BPBD padang masih terus menyiagakan personel setiap harinya demi melayani warga yang kebutuhan air bersih di kota setempat.

Ia menjelaskan mekanisme untuk meminta penyaluran air bersih warga bisa melapor kepada Ketua Rukun Tetangga (RT) atau Rukun Warga (RW) yang diteruskan ke kelurahan lalu ke BPBD.

Pihaknya masih terus memantau perkembangan terkini dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terkait kondisi cuaca, namun puncak kemarau diprediksi hingga Agustus.

Pada bagian lain, BPBD Padang mengimbau kepada warga agar bisa menghemat penggunaan air di tengah musim kemarau yang melanda.

Selain itu juga diminta untuk memperhatikan instalasi listrik, serta benda atau barang yang dapat menyulut kebakaran.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.