Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiongkok Tetap Enggan Komentari Proses Pemilu Amerika Serikat

📅 Senin, 22 Jul 2024, 00:02 WIB | Oleh:
Tiongkok Tetap Enggan Komentari Proses Pemilu Amerika Serikat Doc: ANTARA/Desca Lidya Natalia
Ket. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Lin Jian

BEIJING - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Lin Jian, menyebut negaranya tidak akan mengomentari proses pemilihan presiden (pilpres) di Amerika Serikat (AS).

Hal itu disampaikan terkait dengan pernyataan calon Presiden dari Partai Republik, Donald Trump, yang berjanji untuk mengatasi krisis internasional dan mengembalikan posisi Amerika Serikat di panggung global, termasuk di Taiwan.

"Masalah Taiwan adalah murni urusan dalam negeri Tiongkok dan tidak boleh ada campur tangan pihak luar. Kami menentang menjadikan Tiongkok sebagai isu dalam pemilu AS," kata Lin Jian dalam konferensi pers di Beijing, pekan lalu.

Seperti dikutip dari Antara, dalam sebuah pernyataan di Konvensi Nasional Partai Republik di Milwaukee, Wisconsin, pada hari Kamis (18/7), Donald Trump menegaskan dia dapat menghentikan perang hanya dengan panggilan telepon.

Trump juga menjanjikan pemulihan perdamaian dan stabilitas global secara komprehensif, meski tidak memberikan rincian spesifik mengenai metode yang diusulkannya.

Trump berkata, "Ada krisis internasional yang jarang terjadi di dunia,perang kini berkecamuk di Eropa dan di Timur Tengah. Momok konflik yang semakin besar membayangi Taiwan, Korea, Filipina, dan seluruh Asia," seraya berjanji untuk menyelesaikan konflik-konflik ini jika terpilih kembali.

Namun di sisi lain, Ketua DPR AS, Mike Johnson, menyebut Tiongkok sebagai ancaman asing terbesar bagi AS, dan mengatakan Beijing mengeksploitasi setiap sudut dan celah dalam sistem keuangan dan ekonomi AS.

Urusan Dalam Negeri

Lin Jian menegaskan sekali lagi, pemilihan presiden adalah urusan dalam negeri Amerika Serikat. "Saya tidak akan mengomentari hal itu. Kami menentang menjadikan Tiongkok sebagai isu dalam pemilu," tegas Lin Jian.

Trump baru saja selamat dari percobaan pembunuhan, ketika dia berkampanye di Negara Bagian Pennsylvania, 13 Juli lalu. Seorang pria bersenjata berusia 20 tahun menembak Trump ketika kampanye berlangsung, tetapi peluru hanya mengenai telinga kanan Trump.

Penembakan itu tidak hanya melukai Trump, tetapi juga menewaskan satu orang dan menyebabkan dua lainnya dalam kondisi kritis.

Pihak berwenang belum menentukan motif dalam upaya pembunuhan tersebut. Mereka mengidentifikasi tersangka penembak sebagai Thomas Matthew Crooks.

Sebelumnya, Presiden Tiongkok, Xi Jinping, menyampaikan simpati kepada mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, setelah insiden penembakan di Pennsylvania.

"Tiongkok prihatin dengan insiden penembakan mantan Presiden Trump," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok dalam pernyataan tertulis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.