Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perlu Kreativitas Dalam Memajukan Desa

📅 Rabu, 17 Jul 2024, 22:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perlu Kreativitas Dalam Memajukan Desa Doc: ANTARA/Tri Meilani Ameliya
Ket. Kepala BPI Kemendes PDDT Ivanovich Agusta menutup Gelar Teknologi Tepat Guna Nusantara (GTTGN) ke-25 di Islamic Center Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (17/7/2024).

Mataram - Kepala Badan Pengembangan dan Informasi Kementerian Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (BPI Kemendes PDDT) Ivanovich Agusta mengingatkan diperlukan kreativitas berbagai pihak, antara lain pemerintah, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, swasta, dan akademisi dalam memajukan desa.

Menurut pria yang akrab disapa Ivan itu, pada dasarnya terdapat banyak peluang yang dapat dimanfaatkan dalam memajukan desa, selama dilakukan secara kreatif, baik dengan memanfaatkan teknologi tepat guna maupuninovasi.

"Banyak peluang, asalkan kita kreatif memajukan desa-desa di Indonesia," ujar dia saat menutup Gelar Teknologi Tepat Guna Nusantara (GTTGN) ke-25 di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu.

Hal tersebut, menurut dia, sejalan dengan kesimpulan atas paparan materi dari sejumlah narasumber dengan beragam latar belakang, mulai dari akademisi dalam dan luar negeri, pemerintah, hingga swasta dalam Seminar Nasional Inovasi dan Teknologi untuk Pembangunan Desa Berkelanjutan di Islamic Center Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (16/7).

Dalam kesempatan yang sama, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan GTTGNke-25, yakni pimpinan dan staf Kemendes PDTT, Gubernur NTB, Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), dan wartawan yang memublikasikan acara itu.

Dia juga mengingatkan kembali arahan dari Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar terkait dengan kolaborasi dalam pemasaran teknologi tepat guna untuk menjamin inovasi-inovasi dari teknologi tersebut berkelanjutan.

Pria yang akrab disapa Gus Halim itu, menjelaskan bahwa pihak-pihak terkait yang perlu berkolaborasi dengan Kemendes PDTT dan pihak desa dalam memperluas pemasaran teknologi tepat guna, di antaranya pemerintah daerah dan wartawan.

Pemerintah daerah, kata dia, dapat memasarkan teknologi tepat guna melalui e-katalog.

"Dengan demikian, mudah dibeli secara resmi oleh pemda-pemda, pemerintah desa lain, dan juga pengusaha lokal yang membutuhkan," ujarnya.

Ia mengatakan wartawan dapat memperluas pemasaran teknologi tepat guna dengan menyebarluaskan berita-berita tentang profil inovator dan manfaat teknologi tepat guna bagi desa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
PMI Cianjur Pastikan Pendis...
Megapolitan
Terdampak Kekeringan, Pemka...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.