Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pentingnya Menyendiri untuk Menjaga Kesehatan Jiwa

📅 Senin, 08 Jul 2024, 16:00 WIB | Oleh: Tim Penulis

Banyak orang merasa bahwa duduk sendirian-hanya bersama dengan pikiran mereka-adalah hal yang sulit, karena mereka lebih suka melakukan sesuatu. Memaksakan diri untuk duduk saja tanpa melakukan apa pun juga bisa membuat waktu sendirimu terasa kurang menyenangkan. Jadi, mungkin kamu lebih suka untuk tetap melakukan suatu aktivitas selama menyendiri.

Dalam penelitian saya, saya memberikan pilihan kepada para partisipan, untuk tidak melakukan apa-apa atau menghabiskan waktu mereka untuk menyortir ratusan pensil ke dalam kotak.

Setelah diminta untuk menyendiri selama 10 menit, sebagian besar peserta memilih untuk menyortir pensil. Padahal ini termasuk kegiatan yang umumnya membosankan bagi sebagian besar orang. Namun, pilihan untuk melakukan tugas yang membosankan ini muncul karena adanya keinginan untuk tetap sibuk demi mengisi ruang mental kita.

Jadi, jika kamu mendapati dirimu beraktivitas dengan perangkatmu setiap kali kamu memiliki waktu untuk menyendiri, ini hal yang wajar. Jangan menyiksa dirimu sendiri. Banyak orang fokus pada perangkatnya untuk mengatasi stres dan rasa bosan. Beberapa orang juga lebih suka menghabiskan waktu sendirian untuk melakukan pekerjaan sehari-hari, seperti berbelanja atau mencuci pakaian. Ini semua adalah hal yang valid dilakukan ketika menyendiri.

Melakukan kegiatan menyenangkan sendirian

Menariknya, banyak orang menghindari untuk melakukan kegiatan yang menyenangkan sendirian, seperti pergi ke bioskop atau makan di restoran. Mungkin karena umumnya orang menganggap hal tersebut adalah kegiatan yang biasa dilakukan bersama teman dan orang terdekat, sehingga melakukannya sendirian dapat membuat kita merasa dihakimi dan tidak percaya diri. Bepergian sendirian juga bisa jadi kegiatan yang cukup mengintimidasi, terutama bagi perempuan.

Namun, manfaat utama dari melakukan perjalanan seorang diri adalah kita bisa menemukan ketenangan, dan memiliki kebebasan untuk memilih apa yang akan dilakukan dan bagaimana melakukannya.

Selama mempelajari tentang kesendirian, saya menantang diri saya sendiri untuk melakukan beberapa kegiatan menyenangkan ini di saat-saat kesendirian saya, dan saya merasa bebas. Perempuan lain juga memiliki pengalaman yang sama, terutama saat bepergian, yang membuat mereka merasa berdaya dan bebas.

Untuk mengatasi rasa takut kita akan kesendirian, kita perlu mengenali manfaatnya dan melihatnya sebagai sebuah pilihan yang positif, bukan sesuatu yang terjadi pada diri kita. Melakukan perjalanan solo mungkin sedikit berlebihan untukmu saat ini, tetapi kamu tetap butuh meluangkan waktu di tengah jadwal sibukmu untuk menyendiri.

Rahma Sekar Andini menerjemahkan artikel ini dari bahasa InggrisThe Conversation

Thuy-vy Nguyen, Associate Professsor, Department of Psychology, Durham University

Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.