Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Papua Barat Dapat Dana Hibah Perubahan Iklim Rp20 Miliar

📅 Kamis, 04 Jul 2024, 09:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Papua Barat Dapat Dana Hibah Perubahan Iklim Rp20 Miliar Doc: ANTARA/Fransiskus Salu Weking
Ket. Kepala Kantor Wilayah DJPb Provinsi Papua Barat Purwadhi Adhiputranto saat ditemui awak media di Manokwari.

MANOKWARI - Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan mengatakan Provinsi Papua Barat mendapatkan alokasi dana hibah perubahan iklim sebanyak 1,5 juta dolar AS atau lebih kurang Rp20 miliar.

Dana tersebut merupakan hibah dari negara-negara di Benua Eropa seperti Norwegia untuk Indonesia, yang dikelola oleh BLU Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH).

"Total keseluruhan dana hibah sebanyak Rp1,5 triliun dan Papua Barat dapat Rp20 miliar dengan kategori sedang," kata Kepala Kantor Wilayah DJPb Papua Barat Purwadhi Adhiputranto di Manokwari, Kamis (4/7).

Dia menjelaskan penyaluran dana dimaksud tidak dilakukan melalui kas daerah, tetapi langsung membiayai sejumlah kegiatan yang telah ditentukan BPDLH meliputi, penguatan kesatuan pengelolaan hutan dan program kampung iklim.

Kemudian, rehabilitasi hutan dan lahan, arsitektur reduced emissions from deforestation and forest degradation (REDD+), konservasi dan keanekaragaman hayati, pengendalian kebakaran hutan dan lahan, serta pengelolaan hutan lestari.

"Jenis-jenis kegiatan yang bisa dibiayai itu tidak bebas, sudah ditentukan BPDLH. Silakan pemerintah daerah pilih jenis mana yang mau dilaksanakan," ucap Purwadhi.

DJPb, kata dia, sudah melakukan pertemuan dengan Penjabat Gubernur Papua Barat Ali Baham Temongmere guna menginformasikan mekanisme penyaluran dana hibah perubahan iklim.

Gubernur akan membentuk tim kelompok kerja (pokja) lintas organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup provinsi untuk menetapkan jenis kegiatan yang disesuaikan ketentuan dari BPDLH.

"Setelah itu pak gubernur menunjuk lembaga perantara atau LSM dengan klasifikasi sedang untuk melaksanakan kegiatan yang sudah ditetapkan tim pokja," ujar dia.

Dia menjelaskan bahwa konsep proposal yang diajukan oleh LSM bersama penerima manfaat (pemerintah provinsi) kepada BDLH dilakukan dua kali dalam setahun yaitu periode Maret dan Agustus.

Pendaftaran proposal melalui portal Sistem Registri Nasional (SRN) dengan link https://srn.menlhk.go.id/ dan apabila pengajuannya di luar waktu yang ditentukan, maka penilaian dilakukan pada periode berikutnya.

"Kalau konsep proposal kegiatan yang diajukan sudah disetujui BPDLH, pencairan dana dapat direalisasikan," tutur Purwadhi.

Perlu diketahui, sesuai Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Nomor 1398/Menlhk/Setjen/KUM.1/2023 penetapan alokasi dana dan penerima manfaat dibagi dalam tiga kategori.

Provinsi yang masuk kategori besar yaitu Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sumatera Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Barat, Jambi, dan Riau.

Kategori sedang terdiri dari, Papua, Sumatera Utara, Aceh, Papua Selatan, Sulawesi Tenggara, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, Papua Barat Daya, Sulawesi Selatan, Papua Pegunungan, Sulawesi Barat, Bengkulu, Sumatera Selatan, dan Papua Tengah.

Penerima manfaat dengan kategori kecil meliputi, Jawa Timur, Gorontalo, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Bangka Belitung, Lampung, Jawa Tengah, Kepulauan Riau, Jawa Barat, Bali, Banten, DI Yogyakarta, dan DKI Jakarta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Nasional
Kemenkes: 3 Juta Orang Terp...
Luar Negeri
Paus Leo XIV Desak Dunia La...

PDIP Jatim Bidik Kursi Gubernur pada Pemilu 2029

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
PDIP Jatim Bidik Kursi Gube...
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.