Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Evakuasi Pendaki Alami Hiportemia di Gunung Lemongan

📅 Minggu, 23 Jun 2024, 22:31 WIB | Oleh:
BPBD Evakuasi Pendaki Alami Hiportemia di Gunung Lemongan Doc: ANTARA/HO-BPBD Lumajang
Ket. Tim SAR gabungan mengevakuasi pendaki Gigih Sulistyowati yang mengalami hipotermia di Gunung Lemongan, Sabtu (22/6).

Lumajang, Jawa Timur -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang berhasil mengevakuasi seorang pendaki bernama Gigih Sulistyowati yang mengalami hipotermia di Gunung Lemongan yang memiliki ketinggian 1.651 meter di atas permukaan laut (mdpl) di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

"Kami menerima laporan adanya pendaki dalam kondisi darurat di Gunung Lemongan dan segera menuju lokasi untuk memberikan penanganan khusus yang dibutuhkan," kata Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Lumajang Yudi Cahyono saat dikonfirmasi per telepon di Lumajang, Minggu.

Pendaki Gigih Sulistyowati (57) asal Kabupaten Malang mengalami hipotermia yang menyebabkan otot kaki kirinya kaku sehingga tidak bisa berjalan saat menuruni medan terjal pada Sabtu (22/6).

Gigih bersama tujuh pendaki lainnya memulai pendakian ke gunung yang berada di Kecamatan Klakah itu pada Jumat (21/6) lalu, namun dengan cuaca dingin di gunung berstatus normal itu menyebabkan korban mengalami kondisi penurunan suhu tubuh secara drastis yang berpotensi berbahaya bagi nyawanya atau hipotermia.

"Kami berhasil mengevakuasi pendaki asal Malang yang mengalami cedera. Proses evakuasi membutuhkan waktu tujuh jam karena medan terjal di Gunung Lemongan," katanya.

Ia memberikan imbauan kepada para pendaki yang akan naik ke Gunung Lemongan agar mempersiapkan fisik sebelum melakukan pendakian untuk menghindari cedera atau kondisi yang dapat membahayakan keselamatannya dan tidak merepotkan pendaki lain.

"Kami mengimbau para pendaki pemula agar tidak mengabaikan keselamatan diri sendiri. Untuk itu, kami harap semua bisa mencermati demi keselamatan diri sendiri dan orang lain," ujarnya.

Proses evakuasi melibatkan tim SAR gabungan dari BPBD, Koramil 0821/05 Klakah, Polsek Klakah, Dinkes P2KB Kabupaten Lumajang, Tagana Dinsos P3A Kabupaten Lumajang, Komunitas Laskar Hijau, dan Komunitas TMS-7.

Kolaborasi tersebut menunjukkan kerja sama yang kuat antarberbagai instansi dalam penanganan situasi darurat di alam terbuka.

Kejadian yang dialami Gigih menjadi pengingat bagi para pendaki untuk selalu mempersiapkan diri secara fisik dan mental sebelum melakukan pendakian, serta untuk selalu mematuhi aturan keselamatan demi menghindari insiden serupa, katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
Mulai 2027, Aturan Pelacaka...

Anoman Obong Kalau Jadi Tema Game Bakal Seru

32 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Anoman Obong Kalau Jadi Tem...
Olahraga
PSS Sleman Gagal Melanjutka...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.