Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pamtas Yonkav 12/BC Amankan Sisik Trenggiling di Perbayasan RI-Malaysia

📅 Kamis, 13 Jun 2024, 16:40 WIB | Oleh:
Pamtas Yonkav 12/BC Amankan Sisik Trenggiling di Perbayasan RI-Malaysia Doc: ANTARA/HO-Pendam XII/Tpr (Teofilusianto Timotius)
Ket. Prajurit Satgas Pamtas menemukan karung berisi sisik trenggiling saat patroli di jalur tidak resmi di perbatasan Indonesia-Malaysia, di Kecamatan Sajingan Besar wilayah Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat.

SAMBAS - Satuan tugas pengamanan perbatasan (Satgas Pamtas) Yonkav 12/BC mengamankan sisik trenggiling yang ditemukan dalam sebuah karung saat petugas melaksanakan patroli di jalur tidak resmi di Sajingan Besar perbatasan Indonesia-Malaysia, di wilayah Sambas, Provinsi Kalimantan Barat.

"Saat prajurit lakukan patroli menemukan sebuah karung setelah dilakukan pengecekan ternyata karung itu berisi sisik trenggiling yang merupakan hewan dilindungi dan diduga sisik itu akan diselundupkan ke Indonesia," kata Komandan Kompi SSK-I Pos Pamtas Terpadu Sajingan Letnan Satu (Lettu) Kav Zulham Fatah, di Sajingan Besar Sambas, Kalimantan Barat, Kamis.

Zulham mengatakan sisik trenggiling tersebut telah diamankan dan selanjutnya akan diserahkan ke pihak berwenang.

Menurutnya, pengamanan dan pengawasan sejumlah titik jalur tidak resmi akan terus diperketat salah satunya dengan patroli dengan demikian dapat mempersempit ruang gerak dan meminimalisir tindak kejahatan terutama penyeludupan barang ilegal dan mengantisipasi perdagangan manusia.

Selain itu, Satgas Pamtas juga terus berupaya memberikan pemahaman dan edukasi kepada masyarakat perbatasan untuk bersama-sama mengawasi jalur tidak resmi yang berpotensi dijadikan tempat kejahatan.

"Kami harapkan semua pihak sama-sama berkomitmen dalam mengawasi perbatasan termasuk peran masyarakat sangat kami butuhkan," katanya.

Zulham juga menyampaikan pihaknya berkomitmen untuk selalu hadir dalam setiap kesulitan masyarakat dalam memupuk rasa nasionalisme dan patriotisme yang dapat sebagai benteng dari pengaruh negatif dari pihak luar.

"Yang jelas kami tidak akan membiarkan tindak kejahatan dan penyeludupan di perbatasan yang dapat merugikan bangsa dan negara serta mengancam keamanan masyarakat perbatasan," ucapnya.

Pewarta : Teofilusianto Timotius

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemerintah Provinsi DKI Jak...
Luar Negeri
Indonesia-Arab Saudi Perlua...
Prancis vs Spanyol: Final Dini, Blunder Bakal Berujung Kekalahan

Prancis vs Spanyol: Final Dini, Blunder Bakal Berujung Kekalahan

14 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.