Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mencerna Data Inflasi AS

📅 Kamis, 13 Jun 2024, 10:35 WIB | Oleh:
Mencerna Data Inflasi AS Doc: istimewa

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berpotensi melanjutkan pelemahannya, hari ini (13/6). Sentimen eksternal dipengakirakan masih dominan mempengaruhi pelemahan rupiah terhadap dollar AS.

Analis Pasar Mata Uang, Lukman Leong melihat sentimen yang membuat rupiah melemah masih didominasi oleh faktor eksternal, terutama perkembangan ekonomi dan moneter di Amerika Serikat (AS). Menurut dia, investor akan mencerna data inflasi AS tadi malam.

Sebelumnya, konsensus pasar menunjukkan core inflation dan CPI di AS masing-masing di level 3,5 persen dan 3,4 persen atau masih di atas target yang tetapkan the Fed sebesar 2,0 persen.

Karenanya, Lukman menilai data inflasi AS akan berpengaruh terhadap pelemahan rupiah jika laporan tersebut mendukung sikap hawkish bank sentral setempat (the Fed). Lukman memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Kamis (13/6), bergerak di kisaran 16.250 - 16.350 rupiah per dollar AS dengan kecenderungan melemah.

Sebelumnya, kurs rupiah terhadap dollar AS pada perdagangan, Rabu (12/6) sore, ditutup melemah 4 poin atau 0,02 persen dari sehari sebelumnya menjadi 16.295 rupiah per dollar AS. Pelemahan terjadi menjelang keputusan suku bunga The Fed.

"Rupiah masih melanjutkan pelemahan terhadap dollar AS dipengaruhi oleh faktor eksternal menjelang pengumuman inflasi AS nanti malam dan keputusan suku bunga The Fed besok malam waktu Indonesia," kata analis Bank Woori Saudara Rully Nova di Jakarta, kemarin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
Perum Bulog Percepat Penyal...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.