Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPS Kepri: Emas Perhiasan Penyumbang Utama Inflasi Mei 2024

📅 Selasa, 04 Jun 2024, 07:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPS Kepri: Emas Perhiasan Penyumbang Utama Inflasi Mei 2024 Doc: Antara/Ogen
Ket. Kepala BPS Kepri Darwis Sitorus (kanan) dan Sekdaprov Kepri Adi Prihantara.

Tanjungpinang - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mencatat komoditas emas perhiasan menjadi salah satu penyumbang utama inflasi di daerah itu pada bulan Mei 2024.

"Kenaikan harga emas perhiasan memicu terjadinya inflasi," kata Kepala BPS Kepri Darwis Sitorus di Tanjungpinang, Senin.

Darwis menyebut hal ini menandakan kalau masyarakat semakin berminat untuk berinvestasi dengan membeli emas, khususnya emas batangan.

Bahkan dari pantauan pihaknya di lapangan, emas batangan ukuran lima gram selalu cepat habis terjual.

"Artinya masyarakat makin pintar menyimpan pendapatannya dalam bentuk emas," ujar Darwis.

Selain itu, kata dia, fluktuasi harga emas secara global ikut menyebabkan inflasi, ditambah antusiasme masyarakat membeli emas perhiasan untuk dipakai pada hari besar keagamaan seperti Hari Raya Idul Fitri 2024.

"Peringatan hari-hari besar turut mempengaruhi permintaan emas perhiasan," katanya.

Selain itu, lanjut Darwis, komoditas makanan juga masih memberikan andil terbesar inflasi di Kepri, di antaranya beras, cabai merah, daging ayam ras hingga bawang merah akibat mengalami kenaikan harga.

Namun sebaliknya, sektor tarif transportasi menunjukkan tren penurunan harga usai mengalami kenaikan pada Idul Fitri 2024.

"Habis Lebaran, tarif transportasi seperti pesawat sudah normal lagi," ujarnya.

Adapun inflasi Kepri pada Mei 2024 sebesar 0,37 persen terhadap April 2024 secara bulanan (month to month). Sementara inflasi tahunan (year on year) sebesar 3,67 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 106,39.

"Sedangkan tingkat inflasiyear to date(y-to-d) sebesar 1,18 persen," ungkap Darwis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Olahraga
Marquez Rebut Sprint MotoGP...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.