Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tips Mengelola Bisnis Barang Daur Ulang

3 Senin, 31 Agu 2026, 05:27 WIB | Oleh:
Tips Mengelola Bisnis Barang Daur Ulang Tips Mengelola Bisnis Barang Daur Ulang Doc: Antara
Ket. Ilustrasi produk kerajinan daur ulang.

Pertanyaan:

Bu Rossa, sejak kecil saya sangat suka bermain dan membuat beraneka macam keterampilan dari barang-barang daur ulang. Saya juga beberapa kali memenangkan kompetisi kreasi barang daur ulang.

Saat ini ekonomi keluarga saya sedang kurang baik. Saya berpikir untuk memulai bisnis dengan memanfaatkan atau menjual barang-barang bekas yang sudah ataupun yang belum didaur ulang.

Tapi saya bingung bagaimana memulainya dan mengembangkannya. Mohon tips-tipsnya Bu Rossa.

Jawaban:

Mengelola bisnis barang daur ulang (waste management atau recycling business) memerlukan kombinasi antara kejelian operasional, rantai pasok yang stabil, serta efisiensi pemrosesan. Berikut adalah langkah dan strategi utama untuk mengelola bisnis barang daur ulang agar profitable dan berkelanjutan:

1. Tentukan Ceruk Pasar (Niche) dan Jenis Material

Fokus pada kategori material tertentu di tahap awal untuk menekan biaya modal dan kerumitan operasional:

Plastik: PET (botol minum), HDPE (botol detergen/shampoo), PP (gelas plastik/wadah makanan). Memiliki permintaan industri yang tinggi.

Kertas & Karton: Dus bekas (OCC), kertas putih (SWL). Volume tinggi dengan margin per kilogram yang relatif stabil.

Logam: Besi, tembaga, kuningan, aluminium. Nilai jual per kilogram tinggi, tetapi membutuhkan modal awal yang lebih besar.

E-Waste (Sampah Elektronik): Komponen komputer, HP bekas. Mengandung logam mulia tetapi membutuhkan regulasi dan penanganan bahaya B3 yang ketat.

2. Amankan Rantai Pasok (Supply Chain)

Keberlanjutan bisnis daur ulang sangat bergantung pada pasokan bahan baku yang konsisten:

Kemitraan B2B: Jalin kerja sama dengan pabrik, perkantoran, ritel modern, hotel, atau restoran yang menghasilkan limbah rutin dalam jumlah besar.

Jaringan Pengepul/Pemulung: Buat sistem pembayaran yang transparan dan jujur (penimbangan akurat) agar pemulung dan lapak kecil loyal menyetor ke tempat Anda.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Ekonomi
Produksi Pangan Melemah, Ta...

Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI.

11 menit yang lalu | Yebdi Trismar

Nasional
Panglima TNI Resmikan Marka...
Nasional
Kaster TNI Pimpin Serah Ter...
Advertisement
Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.