OPEC+ Setuju Memperpanjang Pengurangan Produksi untuk Topang Harga Minyak
📅 Senin, 03 Jun 2024, 18:01 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SSelain itu, Irak dan Kazakhstan melebihi kuota mereka pada kuartal pertama, sementara Rusia kelebihan produksi pada bulan April.
Di tengah pertanyaan seputar permintaan global, beberapa analis mengatakan bahwa membiarkan minyak kembali ke pasar secara bertahap tanpa menyebabkan harga anjlok merupakan tantangan tersendiri.
Produsen mungkin harus menciptakan sistem yang rumit agar dapat dengan terampil memperkenalkan kembali barel yang sebelumnya telah dihilangkan, tanpa menyebabkan harga turun.
Harga minyak tidak banyak berubah sejak pertemuan terakhir di bulan November, berada di kisaran 80 dollar AS per barel.
Sebaiknya Anda baca juga:
OPEC terus berpegang pada perkiraan permintaannya untuk tahun 2024, sementara Badan Energi Internasional atauInternational Energy Agency (IEA) telah menurunkan perkiraannya.
"Di tengah inflasi di atas rata-rata, melambatnya prospek pertumbuhan global, ketidakpastian bank sentral, peningkatan produksi minyak AS dan ketegangan di Timur Tengah, lingkungan hidup menjadi tantangan," kata Ipek Ozkardeskaya, analis pasar di Swissquote Bank.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!