Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Korsel Peringatkan Korut untuk Hentikan Tindakan Provokatif

📅 Sabtu, 01 Jun 2024, 09:39 WIB | Oleh: Tim Penulis
Korsel Peringatkan Korut untuk Hentikan Tindakan Provokatif Doc: AP/Jeonbuk Fire Headquarters
Ket. Awal pekan ini, Pyongyang menerbangkan ratusan balon besar berisi sampah dan pupuk kandang ke Seoul dan melakukan serangan pengacauan GPS di perairan dekat pulau-pulau perbatasan barat laut Korsel selama tiga hari berturut-turut hingga Jumat (31/5).

SEOUL - Kementerian Unifikasi Korea Selatan memperingatkan bahwa Seoul akan melakukan tindakan yang sangat menyakitkan, jika Korea Utara meneruskan provokasi seperti pengiriman balon-balon pembawa kotoran ke Selatan.

Awal pekan ini, Pyongyang menerbangkan ratusan balon besar berisi sampah dan pupuk kandang ke Seoul dan melakukan serangan pengacauan GPS di perairan dekat pulau-pulau perbatasan barat laut Korsel selama tiga hari berturut-turut hingga Jumat (31/5).

Korut juga menembakkan salvo rudal balistik jarak pendek ke Laut Timur pada Kamis (30/5).

Kementerian yang bertanggung jawab atas urusan antar-Korea itu menyuarakan kekecewaan mendalam atas tindakan provokatif Korut yang dianggap tidak masuk akal dan tidak rasional.

"Pemerintah menanggapi provokasi terbaru Korea Utara dengan sangat serius. Kami tidak akan menoleransi tindakan seperti itu," kata Kementerian Unifikasi Korsel.

"Jika Korea Utara tidak menghentikan tindakan provokatifnya, pemerintah akan mengambil semua tindakan yang tidak dapat ditanggung Korea Utara. Kami dengan tegas memperingatkan bahwa semua tanggung jawab atas apa yang akan terjadi setelahnya, sepenuhnya berada di tangan Korea Utara," ujar kementerian itu.

Peringatan itu disampaikan karena Korut diperkirakan akan terus melakukan tindakan provokatif di tengah permusuhan yang terang-terangan terhadap Korsel.

Saudara perempuan Pemimpin Korut Kim Jong Un, Kim Yo Jong, mengeluarkan pernyataan yang sarat dengan ejekan, dengan menyebut bahwa balon-balon tersebut adalah "hadiah yang tulus" untuk warga Korsel yang menyerukan jaminan kebebasan berekspresi.

Kim bersumpah negaranya akan mengirim sampah puluhan kali lebih banyak daripada jumlah kotoran yang tersebar di wilayah Utara.

Seorang pejabat militer Seoul mengatakan Korut mungkin akan mengirim lebih banyak balon seperti itu pada Sabtu (1/6), saat angin diperkirakan bertiup ke arah selatan.

Kim Jong Un juga mengawasi latihan tembak yang melibatkan peluncur roket ganda super besar pada Kamis.

Media pemerintah Korut mengatakan latihan itu ditujukan untuk menunjukkan tekad negara itu untuk melakukan serangan pendahuluan terhadap Korsel, jika diprovokasi.

Pada pertemuan partai akhir tahun lalu, Kim mendefinisikan hubungan antar-Korea sebagai hubungan "antara dua negara yang saling bermusuhan" dan mengatakan tidak ada gunanya mencari rekonsiliasi dan penyatuan dengan Korsel.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.