Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Data Gen Z Menganggur Mesti Melihat Ketersediaan Lapangan Kerja

📅 Kamis, 30 Mei 2024, 18:23 WIB | Oleh:
Data Gen Z Menganggur Mesti Melihat Ketersediaan Lapangan Kerja Doc: muhamad marup
Ket. Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Kiki Yuliati dan Country Head FKS Group, Yanuar Samron usai Penandatanganan Kerja Sama antara Satuan Pendidikan Vokasi dan FKS Group, di Jakarta, Selasa (28/5).

JAKARTA - Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Kiki Yuliati, mengatakan, menilai data 10 juta Generasi Z (Gen Z) yang menganggur mesti dibandingkan dengan ketersediaan lapangan kerja yang ada. Selain itu, perlu juga dibandingkan dengan angka pengangguran secara nasional.

"Mesti kita lihat dulu ya s3cara nasional kan ada pengangguran berapa dulu nih dan kita perlu lihat Lapangan kerja yang tersedia seperti apa profilnya," ujar Kiki usai Penandatanganan Kerja Sama antara Satuan Pendidikan Vokasi dan FKS Group, di Jakarta, kemarin.

Dia mengatakan, selama ini profil ketersediaan lapangan kerja belum pernah muncul. Dia juga mempertanyakan terkait mekanisme atau metode terkait Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) tersebut.

Kiki memastikan, pihaknya terus mendorong relevansi kurikulum pendidikan vokasi di setiap jenjangnya dengan kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri. Menurutnya, komunikasi antar keduanya penting agar lulusan sesuai dengan kebutuhan kerja.

"Kira-kira 5 tahun yang akan datang, misalnya, lulusan konsentrasi keahlian kuliner harus bisa apa? Industrinya juga tidak tahu, karena tidak pernah bisa melihat bagaimana perkembangan teknologi, bisnis, bahkan geopolitik," ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, 16 satuan pendidikan vokasi dan FKS Group yang akan meliputi upaya penyusunan kurikulum bersama. Harapannya kedua pihak dapat mendapatkan keuntungan bersama soal pengembangan dan pemanfaatan sumber daya manusia.

Keterlibatan Industri

Sementara itu, Country Head FKS Group, Yanuar Samron mengatakan, industri saat ini lebih ingin terlibat dari awal dalam membentuk sumber daya manusia adalah hal yang positif. Menurutnya, keterlibatan industri dalam menyusun kurikulum bersama di satuan pendidikan diharapkan meminimalisir ketidaksesuaian antara ketersediaan dan kebutuhan SDM.

"Jadi, kalau kita sudah bisa persiapkan dari awal, kami bisa bentuk, kami bisa ikut serta lah menambah values dari anak-anak didik, harapannya bisa menjadi bagian dari kami," ucapnya.

Direktur SMK, Kemendikbudristek, Wardani, mengungkapkan, pihaknya terus pembelajaran berbasis proyek dan produk di SMK yang bekerja sama dengan industri. Hal tersebut melihat kesesuaian model pembelajarannya dengan karakteristik Gen Z.

"Harapan kita berarti yang diperbanyak itu kayak bikin proyek-proyek dan produk-produk seperti itu ya untuk kegiatannya lebih efektif," tuturnya.

Sebelumnya, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah, menyebut, dari data 10 juta Gen Z menganggur didominasi jenjang SMK dan SMA. Hal tersebut karena ketidaksesuaian antara kebutuhan dunia kerja dengan keterampilan yang dimiliki lulusan SMA maupun SMK.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.