Turki 'Diuntungkan' dengan Insiden Helikopter Presiden Iran
📅 Selasa, 21 Mei 2024, 06:09 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
"Bayraktar Akinci dilengkapi dengan avionik kecerdasan buatan ganda, yang mendukung pemrosesan sinyal real-time, fusi sensor, dan kesadaran situasional. Drone ini membawa sistem pendukung elektronik, sistem komunikasi satelit ganda, radar udara-ke-udara, radar penghindar tabrakan, dan radar aperture sintetis," demikian bunyi spesifikasi drone Akinci buatan perusahaan Turki tersebut.
Menurut Baykar, Ak?nc? dapat menyerang sasaran di darat dan udara. Drone ini juga bisa terbang lebih tinggi dan bertahan di udara lebih lama dibandingkan armada drone Turki saat ini.
Bayraktar Akinci dapat melakukan manuver yang mirip dengan jet tempur dan membawa berbagai muatan. Drone ini memiliki sistem komunikasi satelit ganda, sistem pendukung elektronik, radar udara-ke-udara, radar penghindar tabrakan, dan radar aperture sintetis. Ia dapat secara efektif meluncurkan Stand-Off Missile (SOM), sebuah rudal jelajah udara-ke-permukaan dengan jangkauan lebih luas yang dikembangkan oleh Roketsan.
Selain itu, pabrikan baru-baru ini mengumumkan integrasi bom berpemandu Roketsan MAM-L dan MAM-T ke dalam drone, sehingga semakin meningkatkan tingkat mematikannya dalam pertempuran. Bom-bom ini akan memungkinkan drone untuk menyerang sasaran yang tersembunyi oleh awan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kemampuan canggih ini menjadikannya pilihan menarik bagi pembeli yang mencari UAV tempur. Presiden Turki sebelumnya menyatakan bahwa permintaan ekspor drone TB2 dan Akinci sedang meningkat. Drone tersebut telah dipamerkan di semua pameran pertahanan besar dalam upaya untuk menandatangani kesepakatan besar. Negara-negara seperti Pakistan dan Azerbaijan sudah membeli UAV, sementara beberapa calon pembeli lainnya juga berminat.
Drone tersebut telah dijual ke beberapa pelanggan, dan Ankara sedang mencari lebih banyak pembeli. Misi Akinci saat ini dapat membangkitkan minat global terhadap drone, terutama karena peperangan drone semakin marak di seluruh dunia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!