Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kepulauan Seribu Panen Sayuran dari Lahan Pertanian Perkotaan

📅 Senin, 20 Mei 2024, 16:09 WIB | Oleh:
Kepulauan Seribu Panen Sayuran dari Lahan Pertanian Perkotaan Doc: ANTARA/HO-Pemkab Kepulauan Seribu
Ket. Pengelola Docking bersama kader dasawisma Pulau Tidung memanen sayuran bayam dan kangkung di lahan kosong di area docking kapal.

Jakarta -- Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Kabupaten Kepulauan Seribu, Provinsi DKI Jakarta, bersama warga yang tergabung dalam dasawisma memanen sayuran dari lahan pertanian perkotaan (urban farming).

Atas keberhasilan itu, petugas Suku Dinas (Sudin) KPKPsetempat mengajak warga di kepulauan tersebut untuk memanfaatkan pekarangan guna ditanami beragam tanaman pangan untuk konsumsi sehari-hari serta dapat membantu perekonomian masyarakat.

"Kami mengajak seluruh masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah sebagai sumber pangan dan asupan gizi bagi kehidupan sehari-hari," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Suku Dinas KPKP Kepulauan Seribu, Rita Sri Lestari di Jakarta, Senin.

Pengelola DockingKapal Sudin KPKP
Kepulauan Seribu bersama kader dasawisma Pulau Tidung telah memanen sayur kangkung di lahan di RT 03 RW 04 Kelurahan Pulau Tidung, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan.

Panen sayuran itu merupakan hasil kerja sama petugas pengelola Docking Kapal Sudin KPKP bersama dengan warga yang tergabung dalamdasawisma.

"Hasil panen sayurannya bagus, total jumlah ada 25 kilogram kangkung yang kami panen dan sayur bayam seberat tujuh kilogram," kata dia.

Rita mengatakan bahwa sayuran kangkung dan bayam yang dipanen dibagikan kepada petugas dan anggota dasawisma. Sedangkan sebagian lainnya dijual dengan harga Rp5.000 per ikat.

Menurut dia, kegiatan "urban farming" selain membantu edukasi ke warga, juga untuk ketahanan pangan dan peningkatan gizi balita stunting atau tengkes.

"Hal ini yang coba kami edukasi kepada masyarakat agar memanfaatkan lahan yang ada untuk memenuhi kebutuhan pangan mereka," kata dia.

Lurah Pulau Tidung, Hafsah mengatakan, para kader dasawisma Kelurahan Pulau Tidung selalu semangat untuk menjalankan program "urban farming" dan pemberdayaan masyarakat.

"Mudah-mudahan langkah ini diikuti warga untuk melakukan 'urban farming' di lingkungannya. Sehingga lahan yang kosong yang tadinya tidak bermanfaat bisa dijadikan penghijauan yang bermanfaat untuk warga sekitar," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank
    Preview komentar:
    Ini sudah masuk kategori -menghalang-halangi penyampaian pendapat- atau ...
  • Kemenperin Ajak IKM Jadi Pemasok Industri Kendaraan Listrik Nasional
    Preview komentar:
    Langkah Kemenperin yang menjembatani kebutuhan OEM dengan kapasitas ...
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susu...
Nasional
DPR Dorong Pemerintah Buka ...
Megapolitan
Parkir Rp60.000 per Jam Bik...
Megapolitan
Nasib 193 Pedagang Ikan Kra...
Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.