Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Organisasi Pers Aceh Doa Bersama untuk 5 Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda

📅 Sabtu, 12 Sep 2026, 11:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Organisasi Pers Aceh Doa Bersama untuk 5 Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda Doc: ANTARA TV
Ket. Organisasi pers di Aceh melaksanakan doa bersama untuk lima jurnalis dari berbagai media yang hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau

BANDA ACEH - Sejumlah organisasi pers di Aceh melaksanakan doa bersama untuk lima jurnalis dari berbagai media yang hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) beberapa waktu lalu.
 
"Kita memanjat doa dan zikir bersama untuk keselamatan teman-teman kita yang hilang kontak dan belum ditemukan masih dalam pencarian hingga hari ini," kata Ketua Pewarta Foto Indonesia (PFI) Aceh, Muhammad Anshar, di Banda Aceh, Jumat.

Doa dan zikir yang berlangsung di sekretariat bersama (Sekber) jurnalis Aceh itu dipimpin Ustadz Zul Arafah, dan diikuti wartawan yang tergabung dari PFI Aceh, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh, dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Aceh

Seperti diketahui, delapan orang hilang kontak setelah berlayar ke dekat Gunung Anak Krakatau pada Senin (7/9), di antaranya lima jurnalis dan tiga kru kapal. 

Lima jurnalis tersebut yakni M Bagus Khoirunnas dari LKBN ANTARA, Ari Basuki dari Merdeka.com, Yudistiro Pranoto dari iNews, Firman Daus dari Anadolu Agency, dan Donal Husni sebagai wartawan lepas.

Mereka bersama Warga selaku kapten speedboat, Sukarman sebagai ABK, dan Heriyanto sebagai pemandu, berangkat dari kawasan Carita, Pandeglang, untuk meliput Gunung Anak Krakatau.

Anshar menyampaikan, seorang jurnalis dalam bertugas memang banyak menghadapi berbagai persoalan di lapangan baik itu dari manusia sendiri maupun faktor alam.

"Kita berharap ke depan wartawan di lapangan tetap mengutamakan keselamatan, dan sebelum meliput berkoordinasi guna menghindari hal yang tak diinginkan," ujarnya.

Saat ini, tim SAR bersama TNI AL dan unsur terkait lainnya masih terus melakukan pencarian, dan diharapkan proses ini tidak berhenti sampai adanya titik terang.

"Kami harap pencarian ini tidak berhenti sampai semuanya ditemukan. Dan punya titik terang, kita berharap yang terbaik," kata Anshar.

Di sisi lain, Ustadz Zul Arafah dalam doa yang dibacakan, memohon kepada Allah SWT agar memberikan keselamatan terhadap para jurnalis dan tiga lainnya yang ikut bersama, atau menampakkan zahir mereka.

"Kalau mereka dalam keadaan selamat, selamatkan lah ya Allah. Dan kalau memang sudah meninggal, tunjukkan lah zahirnya ya Allah. Keluarga menunggu mereka ya Allah," ujar Ustadz Zul Arafah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...

Kasus Kapal Virgo, Empat Tersangka Ditetapkan

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Kapal Virgo, Empat Te...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

01 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.