Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Putin Ganti Menteri Pertahanan Russia Sergei Shoigu

📅 Senin, 13 Mei 2024, 08:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Putin Ganti Menteri Pertahanan Russia Sergei Shoigu Doc: theaustralian.com.au
Ket. Presiden Russia Vladimir Putin pada Minggu (12/5) menggantikan Menteri Pertahanan Sergei Shoigu dalam perombakan besar-besaran.

MOSKOW - Presiden Russia Vladimir Putin pada Minggu (12/5) menggantikan Menteri Pertahanan Sergei Shoigu dalam perombakan besar-besaran terhadap kepemimpinan militer Russia setelah lebih dari dua tahun serangannya di Ukraina.

Putin mengusulkan ekonom Andrey Belousov sebagai pengganti Shoigu, menurut daftar nominasi menteri yang diterbitkan oleh Dewan Federasi, majelis tinggi parlemen Russia.

Langkah ini dilakukan pada saat penting dalam konflik dengan pasukan Russia yang bergerak maju di Ukraina timur dan baru saja melancarkan operasi darat besar-besaran terhadap wilayah timur laut Kharkiv.

Meskipun terjadi serangkaian kemunduran militer pada tahun pertama kampanye tersebut - termasuk kegagalan merebut ibu kota Ukraina, Kyiv, dan mundurnya pasukan dari Kharkiv dan wilayah selatan Kherson - Putin tetap mendukung Shoigu hingga sekarang.

Termasuk ketika ketua paramiliter Wagner Yevgeny Prigozhin melancarkan pemberontakan berdarah tahun lalu yang menyerukan pemecatan Shoigu.

Menjelaskan waktu keputusan tersebut, Kremlin pada hari Minggu mengatakan pihaknya memerlukan kementerian pertahanan untuk tetap "inovatif".

"Kementerian Pertahanan harus benar-benar terbuka terhadap inovasi, terhadap pengenalan semua gagasan maju, terhadap penciptaan kondisi untuk daya saing ekonomi," kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov dalam penjelasan media pemerintah mengenai penunjukan tersebut.

"Medan perang dimenangkan oleh siapa pun yang lebih terbuka terhadap inovasi," kata Peskov.

"Itulah sebabnya presiden memutuskan untuk mencalonkan Andrey Belousov," tambahnya.

Belousov, yang tidak memiliki latar belakang militer, telah menjadi salah satu penasihat ekonomi paling berpengaruh bagi Putin selama dekade terakhir.

Menteri Pertahanan Inggris Grant Shapps mengatakan konflik Ukraina telah menyebabkan lebih dari 355.000 tentara Russia menjadi korban di bawah pengawasan Shoigu serta "penderitaan massal warga sipil".

"Russia membutuhkan Menteri Pertahanan yang dapat menghapuskan warisan bencana tersebut" dan mengakhiri konflik, "tetapi yang mereka dapatkan hanyalah boneka-boneka Putin," tulisnya di X, yang sebelumnya bernama Twitter.

Retret Siberia

Shoigu (68) diangkat menjadi menteri pertahanan Russia pada tahun 2012 dan memiliki karir politik selama puluhan tahun dengan umur panjang yang tak tertandingi di Russia pasca-Soviet.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Perubahan Cuaca Benarkah Dapat Mengakibatkan Infeksi?

36 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perubahan Cuaca Benarkah Da...
Megapolitan
Pembangunan SDM dan Pengemb...

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

44 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Kamar Kos Jadi Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi

54 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...

Dua Petenis Terus Bersaing Menuju Nomor Satu Dunia

59 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...
Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...
Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...

Pengembangan Produksi Tebu Terus Digencarkan

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pengembangan Produksi Tebu ...
Megapolitan
Kewajiban Warga Menunaikan ...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.