Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mengapa Ada Planet Bebas yang Tidak Terikat dengan Bintang?

📅 Rabu, 08 Mei 2024, 06:10 WIB | Oleh:

Jumlah FFP yang ditemukan di asosiasi Upper Scorpius melebihi jumlah FFP yang diharapkan jika mereka hanya terbentuk seperti bintang dari runtuhnya awan molekul kecil. Ini menunjukkan bahwa mekanisme lain harus berperan.

Núria Miret-Roig, penulis pertama studi ini terkait FFP, menyatakan bahwa penemuan populasi FFP muda dalam jumlah besar ini mempunyai implikasi penting terhadap pembentukan dan evolusi awal sistem planet, khususnya, pada skala waktu dari proses yang terlibat.

"Pengamatan kami menunjukkan bahwa sistem planet raksasa harus terbentuk dan menjadi tidak stabil secara dinamis dalam rentang waktu yang diamati (3-10 juta tahun) di wilayah tersebut agar dapat berkontribusi terhadap populasi FFP," kata Miret-Roig dikutip INT.

Studi terbaru menunjukkan bahwa ketidakstabilan dinamis di antara planet-planet raksasa di tata surya mungkin juga terjadi pada masa-masa awal. Meskipun kekerasannya jauh lebih kecil dibandingkan ketidakstabilan yang diperlukan untuk mengeluarkan planet-planet sebesar yang ditemukan.

FFP, yang bersembunyi jauh dari bintang manapun yang menyinarinya, biasanya mustahil untuk dicitrakan. Namun, para astronom memanfaatkan fakta bahwa, dalam beberapa juta tahun setelah pembentukannya, planet-planet ini masih cukup panas untuk bersinar, sehingga dapat langsung terdeteksi oleh kamera sensitif pada teleskop besar.

Selain itu, Hervé Bouy, pemimpin proyek penelitian baru ini, menekankan bahwa FFP yang mereka identifikasi juga merupakan target yang sangat baik untuk studi lanjutan. Secara khusus, FFP akan sangat penting untuk mempelajari atmosfer planet karena tidak adanya bintang induk yang menyilaukan, sehingga membuat pengamatannya jauh lebih mudah dan detail.

Perbandingan dengan atmosfer planet yang mengorbit bintang akan memberi rincian penting tentang pembentukan dan sifat-sifatnya. Selain itu, mempelajari keberadaan gas dan debu di sekitar objek-objek ini, yang kita sebut cakram melingkar, akan memberikan lebih banyak pencerahan pada proses pembentukannya.

Dengan asumsi fraksi FFP yang mereka ukur di Scorpius Atas dan serupa dengan wilayah pembentuk bintang lainnya, mungkin ada beberapa miliar Jupiter yang berkeliaran di Bima Sakti tanpa bintang induk. Jumlah ini akan lebih besar lagi untuk planet bermassa Bumi sejak saat itu, mereka diketahui lebih umum dibandingkan planet masif. hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.