Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Atma Jaya Usung Konsep Research University

📅 Rabu, 24 Apr 2024, 19:55 WIB | Oleh:
Atma Jaya Usung Konsep Research University Doc: muhamad marup
Ket. Rektor Universitas Katolik Indonesia (Unika) Atma Jaya, Yuda Turana dalam acara halal bihalal dengan media, di Tangerang, Rabu (24/4).

TANGERANG - Rektor Universitas Katolik Indonesia (Unika) Atma Jaya, Yuda Turana, menyebut, pihaknya fokus mengusung konsep kampus penelitian atau research university. Untuk menunjang konsep tersebut, pihaknya memiliki kampus Atma Jaya BSD yang telah dilengkapi dengan berbagai teknologi modern.

"Laboratorium dan Pusat Riset yang dimiliki di kampus Atma Jaya BSD merupakan fasilitas penunjang proses pembelajaran dan menghasilkan karya yang dapat berdampak bagi masyarakat," ujar Yuda, usai acara halal bihalal dengan media, di Tangerang, Rabu (24/4).

Dia menilai, universitas yang unggul adalah universitas dengan penelitian yang kuat. Penelitian penting tidak hanya menghasilkan produk, tetapi juga melatih mahasiswa untuk berpikir kritis dan runut.

"Kenapa kita juga akan fokus di research, lab kita banyak. Tapi berpikir-pikir kan harus dilatih dan bagaimana menghasilkan produk-produk yang inovatif. Selain tentunya siap kerja juga," jelasnya.

Yuda menuturkan, Kampus Atma Jaya BSD setidaknya memiliki 22 lab untuk Fakultas Teknik, 10 lab untuk Fakultas Teknobiologi, dan 2 pusat riset. Semuanya difokuskan agar dapat melahirkan karya dan prestasi mahasiswa skala nasional maupun internasional.

Dia menambahkan, pihaknya juga mendorong kolaborasi riset tidak hanya antar program studi, tapi juga lintas fakultas. Jika ada mahasiswa terlibat dalam proses penelitian, maka akan dihitung sebagai Satuan Kredit Semester (SKS).

"Sebagai gambaran itu yang lintas fakultas. Kalau tadi yang lintas prodi sudah pasti. Karena membangun satu mobil kan nggak mungkin hanya teknik mesin. Sekarang juga kita mengerjakan proyek teknik dengan kedokteran misalnya," katanya.

Dekan Fakultas Teknik, Unika Atma Jaya, Djoko Setyanto, mengungkapkan, porsi praktikum bagi mahasiswa di Fakultas Teknik Atma Jaya sebanyak 20 persen. Selain mengasah keterampilan, mahasiswa juga difokuskan pada filosofi keilmuan untuk menerapkan ilmu menjadi suatu rancangan.

"Kalau vokasi kan lebih ke keterampilan bagaimana orang mengerjakan, membuat sesuatu. Tapi pendidikan kami ke akademik. Jadi membentuk satu insinyur yang mampu merancang, membuat, mengoperasikan, menganalisis mesin-mesin dan juga industri bagaimana dibuat lebih efisien, lebih maju, seperti itu," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dibayangi Eskalasi Geopolitik, 10 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Fluktuasi nilai tukar Rupiah yang rentan terhadap kebijakan ...
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
Advertisement
astra2
Advertisement
gaia musik festival
Olahraga
Ferran Torres Makin Dekat k...
Olahraga
Petenis Unggulan Makin Tera...

Sekolah anak-anak desa terpencil Kerinci

36 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Sekolah anak-anak desa terp...
Advertisement
gaia musik festival
Prabowo Ajukan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI, Namanya Tunggal ke DPR

Prabowo Ajukan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI, Namanya Tunggal ke DPR

10 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.