Tips Hadapi Rekan Kerja yang Bersikap Negatif
📅 Senin, 22 Apr 2024, 06:40 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: Istimewa
Pertanyaan:
Bu Rossa, sudah hampir lima tahun saya bekerja di sebuah perusahaan swasta nasional. Selama ini saya menikmati sekali sampai akhirnya tiga bulan lalu saya di rotasi ke bagian lain dan bertemu dengan rekan kerja yang membuat saya terganggu. Beberapa kali saya mendengar bahwa dia menjelek-jelekkan saya di hadapan boss. Ketika rapat, sudah beberapa kali dia berusaha mematahkan argumen saya ketika presentasi. Terkadang saya juga memperhatikan bahasa tubuhnya yang tidak suka dengan kehadiran saya dan semua ini mempengaruhi produktivitas saya. Mohon advisnya Bu Rossa.
Jawaban:
Di dunia kerja, siapapun pasti akan dituntut untuk dapat bekerja sama dengan orang lain. Namun dalam berinteraksi, tak jarang Anda akan menemui kesulitan. Salah satunya adalah mendapatkan kolega yang bersikap negatif. Jika Anda sedang mengalami hal tersebut, coba praktikkan tips-tips berikut ini.
1. Identifikasi Masalah
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebelum memutuskan tindakan yang perlu Anda lakukan pada rekan kerja yang bersifat negatif, Anda perlu mengidentifikasi dulu sudah sampai mana perilaku negatif rekan kerja tersebut. Ada banyak jenis perilaku negatif rekan kerja di kantor, mulai dari yang masih bisa ditoleransi, hingga yang sangat mengganggu seperti membicarakan keburukan orang lain, terus-menerus mengeluh, hingga terus menginginkan pengakuan dari setiap hal yang dilakukannya.
Jika perilaku negatif yang ia lakukan sudah memasuki tahap mengganggu dan berlangsung dalam jangka waktu yang lama, apalagi membuat Anda terus-menerus memikirkan hal tersebut dan menghambat kinerja, kita tidak boleh tinggal diam. Segera putuskan tindakan apa yang akan Anda lakukan selanjutnya.
2. Berceritalah ke Teman
yang Lain
Sebaiknya Anda baca juga:
Pada tahap ini, kesadaran diri sendiri menjadi hal yang penting. Sebelum Anda terburu-buru memutuskan suatu tindakan, sebaiknya pikirlah matang-matang terlebih dahulu. Bisa jadi bukannya menyelesaikan masalah, tindakan Anda selanjutnya tersebut malah membawa dampak buruk bagi semua orang di lingkungan pekerjaan.
Anda tidak tahu pasti apa yang rekan kerja tersebut alami dalam hidupnya. Daripada mengambil asumsi-asumsi buruk, ceritakan pendapatmu ke teman lain yang Anda percayai. Dari situ Anda bisa jadi akan mendapat perspektif baru tentang rekan kerja yang berperilaku negatif ini. Menyadari bahwa orang lain memiliki permasalahan yang berbeda-beda dapat menjadikan Anda lebih bijak dalam menyikapi berbagai hal-hal buruk yang ada di sekitar, termasuk perilaku negatif kolega di kantor.
3. Dengarkan Masalahnya
Setelah itu, Anda bisa memulai berbicara pada rekan kerja tersebut. Cari waktu yang tepat dan tempat yang tenang. Bincangkan masalah tersebut dengan kepala dingin dan ceritakan dengan lugas apa saja yang Anda rasakan tentang perilaku negatifnya. Kemudian tanyakan pada rekan kerja tersebut bagaimana cara bekerja sama mengatasi dan memperbaikinya.
Coba untuk mendengarkan permasalahan dari rekan kerja tersebut sampai ia benar-benar merasa didengar. Ada tipe perilaku orang yang akan terus-menerus mengulang hal negatif karena merasa tidak didengar. Bicaralah dengannya dan diskusikan hingga jelas. Jangan pernah membicarakan perilaku-perilaku negatif dengan rekan kerja lain secara umum. Jangan juga melapor pada atasan atau bahkan dengan HRD sebelum berbincang dengannya.
4. Tetap Berpikir Positif
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!